Jaga Kenyamanan Peserta Muktamar, Tim Kebersihan Siaga Penuh
- 29 Agt 2026 22:46 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID Jombang - Menjaga kebersihan dan kenyamanan area perhelatan akbar menjadi prioritas utama panitia penyelenggara demi memastikan seluruh tamu undangan dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat dan nyaman. Berbagai langkah taktis dan terstruktur telah disiapkan secara matang oleh jajaran panitia operasional, khususnya divisi pengelola kebersihan lingkungan, guna mengantisipasi segala potensi penumpukan sampah di lokasi acara.
Koordinasi intensif terus dilakukan di berbagai titik strategis demi memastikan pergerakan petugas kebersihan berjalan efektif, cepat tanggap, serta mencakup seluruh area venue utama tanpa terkecuali. "Kita buat tim, setiap 2 jam sekali kita rolling, jika ada sampah di bawah kita ambil langsung bergerak cepat, biar mutlamirin yang datang merasa nyaman." ungkap Ulil
Pernyataan tersebut disampaikan oleh salah satu Anggota Tim Kebersihan, Ulil Muktaqin, dalam keterangannya di sela-sela bertugas pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, tepat pukul 10.00 WIB. Ulil menjelaskan bahwa sistem kerja lapangan dibagi dalam kelompok-kelompok kecil yang secara berkala melakukan patroli kebersihan dengan rotasi waktu setiap dua jam sekali secara konsisten.
Pengawasan ketat difokuskan pada area-area yang memiliki tingkat mobilitas pengunjung paling tinggi, seperti gerbang masuk utama, zona registrasi peserta, serta panggung pembukaan acara. "Kami ada di tempat registrasi dan beberapa venue dan juga ada di pembukaan juga ada." ungkap Ulil
Guna mendukung kelancaran aksi bersih-bersih tersebut, pihak panitia mengerahkan kekuatan personel yang cukup besar dari unsur relawan internal maupun elemen masyarakat pendukung. Total personel yang diterjunkan khusus untuk menangani pengangkutan sampah di seluruh area venue mencapai 700 orang relawan yang siap bekerja secara bergantian.
"Insya Allah dari tim KLH itu ada 700 peserta yang bagian mengangkut sampah-sampah. Dari santri-santri tambak beras sendiri juga ada beberapa relawan juga dari alumni." ucap Ulil. Personel gabungan tersebut terdiri dari para santri pondok pesantren setempat serta jaringan alumni yang turut terpanggil berpartisipasi menyukseskan jalannya acara besar ini.
Selain mengerahkan tenaga manusia secara masif, tim kebersihan juga menyediakan fasilitas tempat pembuangan sampah sementara yang ditempatkan secara merata di berbagai sudut strategis. Imbauan persuasif terus disuarakan kepada seluruh pengunjung agar senantiasa membuang sampah pada tempat yang telah disediakan demi meringankan beban kerja para petugas lapangan.
"Kita juga menempatkan sampah di beberapa titik tempat sampah. Kalau bisa buang sampah pada tempatnya saja." ungkap Ulil. Persiapan intensif penanganan kebersihan ini ternyata telah dimulai jauh hari sebelum acara puncak resmi dibuka, yakni sejak dua pekan lalu melalui aksi pembersihan awal serta simulasi harian.
"Kita kemarin sudah sejak 2 minggu yang lalu sudah pembersihan, tempat-tempat untuk persiapan, lalu kemarin juga untuk simulasi juga kita selalu setiap hari bergerak" ucap Ulil. Rangkaian tugas mulia penjagaan kebersihan ini dipastikan akan terus berlanjut secara intensif hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dan ditutup dengan aksi sweeping menyeluruh pada tanggal 31 Agustus mendatang
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....