Momentum Maulid Nabi, Kemenag Kota Kediri Dorong ASN Lebih Disiplin

  • 26 Agt 2026 21:51 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri untuk memperkuat disiplin aparatur dan mendorong peningkatan prestasi madrasah

RRI.CO.ID, Kediri – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum bagi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri untuk memperkuat disiplin aparatur dan mendorong peningkatan prestasi madrasah. Nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti dalam peringatan, tetapi diterapkan dalam pelayanan dan budaya kerja sehari-hari.

Nilai keteladanan Rasulullah SAW dinilai tidak cukup hanya diperingati secara seremonial, tetapi perlu diterapkan dalam budaya kerja sehari-hari, terutama dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, Zamroni, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Bimbingan Karir, Prestasi, dan Mental yang digelar Agustus 2026. Ia menilai peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran, mulai dari kedisiplinan pegawai hingga kesungguhan dalam meningkatkan kualitas peserta didik.

"Budaya kerja yang baik harus dibangun melalui sikap disiplin, profesional, bertanggung jawab, serta mampu menjalankan amanah dengan baik. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW," kata Zamroni, pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Oleh karena itu, jelas Zamroni, sebagai bagian dari penguatan kedisiplinan, Kemenag Kota Kediri akan menambah penerapan absensi menggunakan fingerprint mulai 1 September 2026.

"Kebijakan tersebut akan dibarengi dengan pembinaan secara bertahap," katanya.

Ke depan, imbuhnya, bagi pegawai yang tidak memenuhi ketentuan disiplin, pembinaan dapat dimulai dari teguran lisan, pernyataan tertulis. Bahkan termasuk pemberian Surat Peringatan atau SP 1 dan SP 2.

Zamroni menegaskan, penguatan disiplin tersebut bukan semata-mata untuk memastikan pegawai hadir dan menaati aturan, tetapi diharapkan tumbuh menjadi kesadaran dalam menjalankan amanah sebagai aparatur negara.

"Disiplin itu bukan hanya karena ada sistem, tetapi bagaimana kemudian menjadi kesadaran dan kebiasaan dalam menjalankan amanah," ungkapnya.

Selain absensi, Kemenag Kota Kediri juga menyiapkan inovasi dalam pelaporan kinerja harian. Sistem tersebut akan dikembangkan dari aplikasi EKIN milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memantau hasil kerja ASN secara lebih terukur.

Zamroni mengatakan, penguatan sistem pelaporan kinerja menjadi bagian dari upaya mendorong aparatur bekerja secara profesional dan meminimalkan peluang terjadinya perilaku yang menyimpang dari ketentuan.

"Itu bagian dari ikhtiar Kementerian Agama untuk mengurangi peluang perilaku yang tidak profesional dan sekaligus menegaskan kembali pentingnya melakukan sesuatu yang positif," ujarnya.

Kebijakan tersebut mendapat dukungan dari Salma Zulfatul, salah satu PNS Kantor Kemenag Kota Kediri yang baru dilantik pada Mei 2026. Ia menilai penguatan disiplin aparatur pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Sangat bagus, karena gagasan itu secara tidak langsung memberi dampak ke masyarakat sebagai pengguna layanan kami. Pelayanan kami akan semakin prima dan baik di mata masyarakat," kata Salma.

Dukungan juga datang dari masyarakat. Warga Kota Kediri, Rina, menilai peningkatan kedisiplinan aparatur penting karena masyarakat menjadi pihak yang merasakan langsung kualitas pelayanan pemerintah.

"Kalau pegawainya disiplin dan pelayanannya cepat, masyarakat tentu merasa lebih nyaman. Harapannya aturan seperti ini bukan hanya diterapkan saat ada pengawasan, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari," ucapnya.

Selain memperkuat disiplin aparatur, Kemenag Kota Kediri juga mendorong peningkatan prestasi madrasah. Seluruh jajaran diminta memanfaatkan berbagai ajang kompetisi, seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah (PORSENI), untuk menunjukkan kualitas peserta didik.

Prestasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga memperkuat kontribusi lembaga pendidikan keagamaan dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Kediri.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, Kemenag Kota Kediri ingin menerjemahkan nilai keteladanan Rasulullah ke dalam praktik nyata, mulai dari kedisiplinan dan profesionalisme ASN hingga peningkatan kualitas pendidikan. Bagi masyarakat, langkah tersebut diharapkan bermuara pada pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan berkualitas.

Dengan budaya kerja yang semakin disiplin dan madrasah yang terus berprestasi, Kemenag Kota Kediri berharap pelayanan kepada masyarakat semakin baik sekaligus mampu menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berkarakter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....