BNN Kediri Dorong Masyarakat Kenali dan Waspada Modus Baru Narkoba

  • 21 Agt 2026 20:56 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - BNN Kabupaten Kediri mendorong masyarakat lebih mengenali sekaligus mewaspadai berbagai modus baru penyalahgunaan narkoba yang terus berkembang. Kewaspadaan dinilai penting karena narkotika kini dapat disamarkan melalui berbagai media, termasuk cairan liquid vape.

Hal ini disampaikan oleh Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Andi Febrianto, dalam sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kepada 16 peserta pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kediri.

“Perkembangan modus peredaran narkotika membuat masyarakat perlu memahami bahwa narkoba tidak selalu hadir dalam bentuk yang selama ini dikenal. Pengetahuan tersebut diperlukan agar masyarakat tidak mudah menjadi sasaran maupun tanpa sengaja terlibat dalam peredarannya,” ujar Andi, Jumat, 21 Agustus 2026.

Salah satu modus yang menjadi perhatian adalah penggunaan cairan liquid vape sebagai media penyamaran atau pencampuran zat narkotika. Masyarakat diminta tidak sembarangan menerima maupun menggunakan produk yang tidak diketahui asal-usul dan kandungannya.

Andi menjelaskan, perubahan pola peredaran narkotika harus diikuti dengan peningkatan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda yang dinilai menjadi salah satu kelompok rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

“Modus peredaran narkotika terus berubah dan semakin beragam. Karena itu, masyarakat perlu mengenali setiap potensi ancaman, termasuk narkotika yang disamarkan dalam liquid vape. Produk yang tidak jelas asal dan kandungannya sebaiknya tidak digunakan,” jelasnya.

Menurutnya, pencegahan tidak hanya bergantung pada upaya BNN dan aparat penegak hukum. Masyarakat juga memiliki peran untuk menciptakan lingkungan yang lebih waspada terhadap indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.

BNN Kabupaten Kediri terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak melalui edukasi P4GN. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempersempit ruang penyalahgunaan dan peredaran narkotika sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman narkoba yang terus berkembang.

“Pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat mengambil peran dari hal yang paling dekat, yakni menjaga diri dan keluarga serta meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar,” ucapnya.

Perubahan modus peredaran menjadi tantangan dalam pencegahan narkotika. Karena itu, kemampuan masyarakat mengenali pola baru dan meningkatkan kewaspadaan menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan sejak dini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....