Takmir Masjid di Kediri Didorong Terapkan Manajemen Modern

  • 28 Sep 2026 21:58 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Pengurus masjid atau takmir di Kota Kediri didorong menerapkan manajemen modern dalam mengelola rumah ibadah. Pengelolaan yang amanah, profesional, transparan, serta mampu mengikuti perkembangan teknologi dinilai diperlukan agar masjid dapat menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berubah.

Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati saat menghadiri Pembekalan Takmir Masjid Se-Kota Kediri yang digelar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kota Kediri tahun 2026, pada Senin, 28 September 2026, di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri.

Vinanda mengatakan, perkembangan kondisi sosial masyarakat perlu diikuti dengan peningkatan tata kelola masjid. Menurutnya, pengurus masjid tidak cukup hanya menjalankan fungsi keagamaan, tetapi juga perlu memiliki sistem pengelolaan yang profesional dan terbuka.

“Dinamika masyarakat terus berkembang. Karena itu, pengelolaan masjid juga harus terus ditingkatkan. Prinsip amanah, profesional, transparan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman harus menjadi bagian dari pengelolaan masjid,” ujar Vinanda.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf atau Ziswaf dengan memanfaatkan ekosistem digital syariah. Menurut Vinanda, digitalisasi dapat membuat pengelolaan sumber daya masjid lebih optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

Ia berharap pengelolaan Ziswaf tidak hanya mendukung operasional masjid, tetapi juga dapat diarahkan untuk kegiatan sosial, pendidikan, membantu masyarakat yang membutuhkan, hingga mendukung penguatan ekonomi umat.

“Melalui pengelolaan Ziswaf berbasis ekosistem digital syariah, kami berharap manfaatnya bisa semakin luas. Dana yang dikelola tidak hanya untuk kegiatan masjid, tetapi juga dapat membantu masyarakat, mendukung pendidikan, kegiatan sosial, serta ikut menunjang perkembangan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Wali Kota Kediri menyerahkan uang kehormatan secara simbolis dari PW Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur kepada para imam masjid (Foto : Prokopim Kota Kediri)

Selain aspek manajemen keuangan, Vinanda juga menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban di lingkungan masjid. Sinergi antara takmir dengan aparat keamanan dinilai perlu dipelihara untuk memastikan masyarakat dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman.

“Keamanan dan ketertiban juga perlu menjadi perhatian. Dengan sinergi yang baik, masjid diharapkan benar-benar menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Pembekalan tersebut turut dihadiri Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, Ketua DMI Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Djalil, perwakilan Kementerian Agama Kota Kediri, serta jajaran Pemerintah Kota Kediri.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penyerahan uang kehormatan secara simbolis dari PW Dewan Masjid Indonesia Jawa Timur kepada sejumlah imam masjid. Penyerahan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para imam dalam melayani umat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....