Ratusan PPPK Paruh Waktu DLHKP Kota Kediri Ikuti Penguatan Jiwa Korsa

  • 19 Agt 2026 12:44 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri mengikuti pembinaan kedisiplinan

RRI.CO.ID, Kediri - Ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri mengikuti pembinaan kedisiplinan. Hal ini juga dilakukan untuk penguatan jiwa korsa.

Pada agenda Rabu, 19 Agustus 2026 di Taman Brantas Kota Kediri, DLHKP Kota Kediri menggandeng Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri sebagai pemateri sosialisasi disiplin aparatur. Kepala DLHKP Kota Kediri, Indun Munawaroh, mengatakan pembinaan penting dilakukan mengingat jumlah pegawai DLHKP yang cukup besar, yakni lebih dari 620 orang.

"Mereka tersebar di berbagai bidang, mulai dari petugas kebersihan lapangan, pertamanan, administrasi perkantoran, hingga pengelolaan tempat pembuangan akhir (TPA)," kata Indun.

Dengan jumlah personel yang banyak dan tugas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, Indun menilai pemahaman yang sama tentang disiplin kerja harus diperkuat untuk mencegah penyimpangan dalam pelaksanaan tugas. "Jumlah pegawai kami banyak, ada yang di lapangan dan ada yang di administrasi. Jadi perlu pemahaman bersama tentang disiplin, agar tidak ada penyimpangan dalam bertugas," kata Indun.

Indun menekankan, kedisiplinan menjadi kunci utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Jika petugas di lapangan disiplin dalam menjalankan tugas, maka pelayanan kebersihan dan pengelolaan lingkungan kepada masyarakat akan lebih optimal.

"Kalau teman-teman di lapangan ini disiplin, pasti akan berdampak terhadap pelayanan optimal yang bisa diberikan kepada masyarakat. Baik itu di lapangan, di kantor, ataupun terutama di teman-teman di TPA," katanya.

Selain berdampak pada pelayanan, imbuh Indun, kinerja DLHKP juga berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kediri. Indun menyebut DLHKP merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) penyumbang PAD melalui sektor retribusi pelayanan kebersihan dan persampahan.

Untuk tahun anggaran 2027, DLHKP mendapat target PAD sebesar Rp2,6 miliar. Indun optimistis target tersebut dapat terlampaui, berkaca pada capaian tahun sebelumnya yang mencapai Rp3,3 miliar atau 121 persen dari target.

"Kalau tahun kemarin realisasi saya Rp3,3 miliar. Jadi berarti capaian saya 121 persen. Tahun ini saya optimis realisasi PAD kami bisa 120 persen. Harapan saya bisa sama dengan tahun kemarin," katanya.

Melalui pembinaan ini, Indun berharap seluruh PPPK paruh waktu semakin kompak, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab yang sama dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Kediri. Sementara itu, salah seorang warga Kota Kediri, Irma turut mengapresiasi kinerja petugas kebersihan DLHKP.

"Kedisiplinan petugas berdampak langsung pada lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, di mana pengambilan sampah kini lebih rutin dan taman-taman lebih terawat, sehingga warga merasa sangat terbantu," kata Irma.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....