Yenny Wahid Tekankan Konsolidasi NU pada Muktamar ke-35
- 18 Agt 2026 23:27 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Yenny Wahid menekankan pentingnya konsolidasi internal Nahdlatul Ulama (NU) dalam pelaksanaan Muktamar ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Menurutnya, muktamar harus menjadi momentum untuk menyatukan kembali berbagai elemen NU yang saat ini mengalami perbedaan dan gesekan internal.
Putri kedua Presiden ke-4 RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tersebut berharap kepemimpinan yang terpilih nantinya tidak hanya berfokus pada pergantian struktur organisasi, tetapi juga mampu membangun rekonsiliasi di antara berbagai kelompok di tubuh NU.
“Saya berharap Muktamar di Tambakberas nanti, siapa pun yang terpilih, dapat menjadikan penyatuan seluruh faksi yang sedang mengalami pertikaian sebagai kewajiban utama,” kata Yenny, Selasa, 18 Agustus 2026.
Menurut Yenny, konsolidasi dan rekonsiliasi menjadi pekerjaan penting bagi kepengurusan NU mendatang. Penyatuan tersebut diperlukan agar organisasi tetap solid dan mampu mengurangi berbagai ketegangan yang terjadi di internal.
Ia juga mengingatkan agar proses konsolidasi tetap mengacu pada nilai-nilai yang telah diwariskan para pendiri NU. Khittah NU dan Qanun Asasi dinilai perlu kembali menjadi pijakan dalam menjalankan organisasi.
“NU perlu dikembalikan kepada khittahnya, kemudian Qanun Asasi harus dijadikan prinsip dasar dalam menjalankan Nahdlatul Ulama ke depan,” ujarnya.
Yenny menjelaskan, Qanun Asasi merupakan salah satu fondasi penting NU yang dirumuskan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari pada 1926. Pedoman tersebut menjadi dasar bagi warga Nahdliyin dalam menjalankan kehidupan organisasi, keagamaan, sosial kemasyarakatan, dan kebangsaan.
Karena itu, ia berharap Muktamar ke-35 tidak berhenti pada penetapan kepemimpinan baru. Forum tersebut juga diharapkan mampu memperbaiki kembali tatanan organisasi dan memperkuat persatuan di antara seluruh elemen NU.
“Kepemimpinan NU ke depan memiliki tanggung jawab untuk mengarahkan organisasi kembali pada fungsi utamanya di bidang keagamaan, sosial kemasyarakatan, dan kebangsaan,” ucapnya.
Dengan konsolidasi dan rekonsiliasi yang kuat, Muktamar ke-35 di Tambakberas diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kembali NU dengan berpedoman pada Khittah NU dan Qanun Asasi yang diwariskan para pendiri organisasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....