Persiapan Tahapan Pelaksaan Haji 2027
- 18 Agt 2026 05:50 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Pelaksanaan ibadah haji 2026 telah berjalan sukses, kini persiapan tahapan pelaksanaan haji 2027 sudah mulai dimatangkan kembali. Tujuannya adalah agar pelaksanaan ibadah haji 2027 berjalan sukses.
Walaupun pelaksanaan ibadah haji 2026 telah berjalan sukses, namun untuk memperbaiki kekurangan yang ada tentunya butuh evaluasi. Hasil dari evaluasi itulah yang nantinya menjadi perhatian bagi kementerian haji dan umrah untuk ditingkatkan kualitasnya.
Dalam kesempatan Dialog Pagi RRI Kediri, Senin, 17 Agustus 2026, H. Abdul Kholiq Nawawi, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri menjelaskan persiapan pelaksanaan haji 2027 yang telah dilakukan oleh kementerian haji dan umrah Kabupaten Kediri. “Persiapan yang telah kita lakukan adalah memverifikasi, penyuluhan calon jamaah haji 2027, koordinasi lintas sektor seperti dinas kesehatan kabupaten Kediri. Kita juga telah mendapatkan nama-nama calon jamaah haji yang akan diberangkatkan pada tahun 2027. Secara detail calon jamaah haji tersebut merupakan sisa calon jamaah haji pada tahun 2025, 2026 dan 2027. Total nantinya ada sekitar kurang lebih 1.300 jamaah ditambah 102 jamaah lansia yang mendapatkan prioritas diberangkatkan tahun 2027,” ujar Kholiq sapaan akrabnya.
Ia juga menyampaikan koordinasi lintas sektor seperti dinas kesehatan kabupaten Kediri sangat penting untuk dilakukan karena setiap jamaah yang telah diverifikasi dan memastikan kesanggupan jamaah untuk berangkat, nantinya akan segera dilakukan pengecekan kesehatan pertama di fasilitas kesehatan terdekat. Nama calon jamaah haji tahun 2027 telah kami berikan pada dinas kesehatan kabupaten kediri sehingga nantinya calon jamaah haji 2027 nantinya akan dipanggil dipusat layanan kesehatan setempat untuk dilakukan pemeriksaan sesuai dengan standart yang ditentukan.
Setelah itu nantinya pada proses pemeriksaan awal, apabila terjadi hal-hal yang tidak membuat istitaah bagi calon jamaah. Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri memiliki waktu untuk memperbaiki dan memberikan terapi pada calon jamaah haji.
“Setelah pemeriksaan awal tadi, selanjutnya akan ada pemeriksaan lanjutan untuk melakukan pelunasan. Proses pemeriksaan itu bernama Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (SISKOHATKES), dan nantinya akan keluar istitaahnya.” ucapnya.
Data jamaah haji menjadi hal yang paling krusial bagi Kementerian Haji dan Umrah, kendala teknis maupun nonteknis pun bisa terjadi kapan saja. Pendekatan kepada para calon jamaah haji nantinya menjadi kunci. “Kendala teknis pasti nanti dapat kita selesaikan. Namun kami akan melakukan pendekatan kepada para calon jamaah yang nantinya merasa khawatir jika terjadi kendala teknis pada data jamaah. Disampaikan secara baik agar calon jamaah merasa tenang untuk fokus persiapan ibadah haji.” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....