Kemenhaj Jombang Matangkan Persiapan Haji 2027, Proses Bio Visa Dilakukan
- 06 Sep 2026 18:34 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang terus mematangkan berbagai persiapan keberangkatan calon jemaah haji 2027. Salah satu tahapan yang kini dilakukan adalah perekaman biometrik atau bio visa, dengan sekitar 200 calon jemaah telah menyelesaikan proses tersebut.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jombang, Ilham Rohim, mengatakan persiapan keberangkatan saat ini telah memasuki tahapan verifikasi administrasi. Perekaman biometrik dilakukan melalui pengambilan sidik jari, foto wajah, dan pemindaian paspor sebagai bagian dari persyaratan penerbitan visa haji.
Dari 1.282 calon jemaah yang masuk dalam daftar urut porsi, sebanyak 1.103 jemaah telah dinyatakan siap berangkat. Selain itu, terdapat 18 jemaah lanjut usia yang juga telah melalui proses verifikasi.
| Baca juga: Posko Ramah Muktamirin Disiapkan di Jombang |
Ilham menjelaskan, pada verifikasi tahap kedua terdapat tambahan 71 calon jemaah yang masuk dalam daftar. Pihaknya juga telah menyiapkan sarana komunikasi untuk memudahkan penyampaian informasi kepada calon jemaah.
“Dalam verifikasi tahap kedua, ada tambahan 71 calon jemaah haji. Kami di Jombang juga sudah membuat grup khusus untuk jemaah haji 2027 dan grup cadangan untuk tahun 2028,” ujar Ilham Rohim, Minggu, 6 September 2026.
Selain daftar jemaah utama, Kemenhaj Jombang menyiapkan sekitar 200 calon jemaah sebagai cadangan. Mereka dapat mengisi kuota apabila terdapat jemaah utama yang membatalkan keberangkatan dan kuota yang tersedia belum terpenuhi.
“Sekitar 200 jemaah haji disiapkan sebagai cadangan untuk keberangkatan 2027. Namun, apabila kuota utama sudah terpenuhi, jemaah cadangan tersebut tidak akan diberangkatkan,” ujarnya.
Dalam proses verifikasi, calon jemaah diberikan dua pilihan terkait keberangkatan, yakni menyatakan siap berangkat atau memilih menunda. Bagi jemaah yang menyatakan siap berangkat, diperlukan pernyataan kesiapan untuk mengikuti keberangkatan dan melunasi biaya haji.
Sementara bagi calon jemaah yang memilih menunda, harus membuat surat pernyataan penundaan dengan menggunakan materai. Keputusan tersebut dapat dipengaruhi sejumlah kondisi yang membuat calon jemaah belum dapat berangkat.
“Penundaan bisa disebabkan karena masih menunggu mahram, kondisi sakit, alasan ekonomi, atau karena masih memiliki anak kecil. Untuk keberangkatan jemaah haji Kabupaten Jombang 2027, perkiraannya akan berlangsung pada April 2027,” ucap Ilham.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....