Dinas Pendidikan Kota Kediri Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris
- 14 Agt 2026 23:25 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Dinas Pendidikan Kota Kediri menggelar Professional Development Workshop for English Teachers
RRI.CO.ID, Kediri - Dinas Pendidikan Kota Kediri menggelar Professional Development Workshop for English Teachers. Workshop ini digelar sebagai langkah antisipatif kebijakan Kemendikbud yang menjadikan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di SD mulai tahun depan.
Kegiatan yang di gelar Jumat 14 Agustus 2026 ini mengangkat tema 'Strengthening English Teachers and Tutors for Global Communication'. Workshop hasil kerja sama Disdik Kota Kediri dengan The Mangrove Global ini diikuti 73 peserta terdiri dari guru Bahasa Inggris SD, SMP, serta tutor program English Massive atau E-MAS.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono mengatakan, workshop bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan tutor dalam menerapkan strategi pembelajaran Bahasa Inggris yang interaktif, kreatif dan menyenangkan.
"Wali Kota Kediri ingin English Massive ini terus berkembang. Salah satu poin yang ditekankan adalah program ini harus bisa diakses oleh seluruh siswa, tanpa ada diskriminasi karena tujuan utamanya membantu anak-anak kita memudahkan belajar Bahasa Inggris," ujar Mandung.
Menurut Mandung, tantangan utama pembelajaran Bahasa Inggris saat ini bukan pada ketidakpahaman siswa, melainkan kurangnya rasa percaya diri untuk berbicara. Karena itu, pendekatan yang digunakan harus menyenangkan agar tidak menjadi beban.
"Sekolah diharapkan mampu membangun lingkungan belajar yang mendukung anak-anak berani berkomunikasi, baik dengan sesama teman maupun guru. English Massive di kelurahan juga diharapkan dapat mendukung pembelajaran Bahasa Inggris," katanya.
Saat ini, jelas Mandung, Pemkot Kediri telah memiliki 150 spot E-MAS yang berjalan di seluruh kelurahan. Untuk memperluas akses, Disdik juga membuka spot baru di 9 SMP dan 3 SD.
"Dalam 3 bulan ini, spot yang ada di sekolah kita pantau terus. Kita hadirkan spot di sekolah untuk memberi kemudahan bagi siswa mengikuti pembelajaran setelah jam sekolah," kata Mandung.
Ia menyebutkan, menghadirkan narasumber Yuta Otake, Teacher Trainer dari Amerika Serikat sekaligus CEO The Mangrove Global.
Yuta merinci, materi yang diberikan meliputi English For Global Communication, English Language Development, Effective English Teaching Strategies, serta Professional Development for English Teachers and Tutors.
"Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa secara efektif, guru seharusnya mengurangi teori dan lebih memperbanyak partisipasi aktif dengan siswa," kata Yuta.
Salah satu peserta, Agustin, guru SD Negeri Bujel 2 sekaligus tutor E-MAS, menyambut positif workshop ini. Ia menilai materi yang diberikan banyak tips dan trik yang bisa langsung diterapkan agar pembelajaran lebih menarik.
"Anak-anak biasanya masih terbatas vocabulary dan kurang percaya diri. Mereka butuh support system dan lingkungan yang baik agar berani mencoba dan tidak takut salah karena itu bagian dari proses belajar," kata Agustin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....