77 Capaskibraka Kabupaten Kediri Ikuti Pemusatan Diklat 2026
- 05 Agt 2026 13:22 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Sebanyak 77 Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaskibraka) Kabupaten Kediri resmi memasuki tahapan pemusatan pendidikan dan pelatihan (diklat) sebagai persiapan pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Pembukaan kegiatan tersebut berlangsung di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Rabu, 5 Agustus 2026.
Pemusatan pendidikan dan pelatihan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri, Mohamad Solikin, yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri, Sonny Subroto Maheri Laksono. Kegiatan ini menjadi awal pembinaan bagi para Capaskibraka sebelum menjalankan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Kediri.
Sonny menegaskan bahwa pembinaan Capaskibraka tidak hanya bertujuan menyiapkan petugas pengibar bendera, tetapi juga menjadi bagian dari proses kaderisasi calon pemimpin bangsa. Menurutnya, generasi muda perlu dibekali karakter kepemimpinan, disiplin, serta kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai perubahan di masa depan.
"Melalui pendidikan dan pelatihan ini, kami ingin menyiapkan generasi penerus yang memiliki jiwa kepemimpinan, tangguh menghadapi tantangan zaman, serta mampu menjadi pribadi yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Mereka diharapkan menjadi aset bangsa yang siap mengabdi di berbagai tingkatan," ujar Sonny.

Ia menambahkan, pembinaan terhadap anggota Paskibraka tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara kemerdekaan. Para peserta akan tetap mendapatkan penguatan kapasitas melalui organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) dan berbagai kegiatan kepemimpinan yang berkelanjutan.
“Paskibraka merupakan kegiatan yang berkesinambungan. Setelahnya ada organisasi pasca Paskibraka dan lain sebagainya, latihan-latihan kepemimpinan secara lanjut, serta salah satunya Mas Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, juga memberikan beasiswa kepada adik-adik Paskibraka. Yang mana berarti mereka disiapkan di masa mendatang agar bisa mengabdi untuk bangsa,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Kediri, Yuli Marwantoko, mengatakan pemusatan pendidikan dan pelatihan akan berlangsung mulai 7 hingga 18 Agustus 2026. Seluruh peserta akan menjalani karantina dan latihan intensif sebagai persiapan menjelang upacara pengibaran bendera.
Menurut Yuli, seluruh sarana dan prasarana telah dipersiapkan, termasuk lokasi latihan di Lapangan Canda Bhirawa, Pare. Salah satu pembenahan yang dilakukan ialah penyesuaian posisi tiang bendera agar memenuhi standar nasional sesuai arahan pemerintah pusat.

"Seluruh fasilitas telah kami siapkan bersama tim pelatih dari Kodim 0809/Kediri, Polres Kediri, dan Purna Paskibraka Indonesia. Posisi tiang bendera juga telah disesuaikan dengan standar di Istana, sehingga pelaksanaan latihan dapat berlangsung optimal," kata Yuli.
Ia juga menjelaskan, Bakesbangpol telah memperoleh kembali duplikat Bendera Pusaka dari Dewan Pengurus Pusat Purna Paskibraka Indonesia (DPPI) di Jakarta. Pengadaan tersebut dilakukan setelah kantor Bakesbangpol Kabupaten Kediri mengalami kebakaran pada tragedi 30 Agustus tahun 2025 lalu, sehingga seluruh kebutuhan perlengkapan upacara kini telah tersedia.
Yuli menambahkan, sebelumnya proses seleksi Capaskibraka tahun ini diikuti 976 pendaftar. Setelah melalui tahapan seleksi administrasi dan serangkaian tes, jumlah peserta mengerucut menjadi 77 orang yang terdiri atas 39 perempuan dan 38 laki-laki. Mereka akan bertugas sebagai pasukan pengibar bendera pada Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Kediri.
Selain menyiapkan pasukan tingkat kabupaten, Kabupaten Kediri juga mengirimkan wakil untuk seleksi tingkat pusat dan provinsi. Sepasang calon yang mengikuti seleksi nasional belum berhasil lolos menjadi Capaskibraka tingkat pusat.
“Di tahun ini kami juga mengirimkan dua peserta yang berhasil lolos seleksi tingkat Provinsi Jawa Timur, yakni Aura Callula Augista dari SMAN 2 Pare dan Dimas Sedayu Pangesti dari SMKN 1 Grogol. Keduanya dijadwalkan langsung berangkat ke Surabaya hari ini, untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan tingkat provinsi,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....