Generasi Z Diajak Jadi Penggerak Gaya Hidup Minim Sampah
- 04 Agt 2026 19:06 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Perubahan perilaku masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mengatasi persoalan sampah di Indonesia. Ketua Yayasan Hijau Daun Mandiri Kediri, Endang Pertiwi, mengajak seluruh masyarakat, khususnya Generasi Z, untuk menjadi pelopor gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
Menurut Endang, kampanye penggunaan barang guna ulang seperti tumbler, tempat makan, serta wadah makanan (thinwall) dapat menjadi langkah sederhana yang memberikan dampak besar terhadap pengurangan sampah plastik sekali pakai.
"Generasi muda memiliki pengaruh yang besar melalui media sosial. Mereka bisa menjadi penyebar virus kebaikan dengan memberi contoh penggunaan wadah guna ulang dan mengurangi sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya kepada RRI melalui sambungan telepon, Selasa, 4 Agustus 2026.
Selain itu, keberadaan bank sampah di berbagai daerah juga dinilai memiliki peran strategis, tidak hanya sebagai tempat pengumpulan sampah yang masih bernilai ekonomi. Tetapi juga sebagai pusat edukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga.
Endang menambahkan, produsen maupun pelaku industri juga harus mengambil bagian melalui penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan dan mendukung sistem daur ulang. Tanggung jawab pengelolaan sampah tidak hanya berada di tangan pemerintah ataupun masyarakat, tetapi juga seluruh pihak yang menghasilkan sampah.
Ia menegaskan, Indonesia tidak perlu terus menambah TPA baru apabila sistem pengelolaan sampah berjalan dengan baik. Sampah yang masuk ke TPA seharusnya hanya berupa residu, sedangkan sampah organik maupun anorganik yang masih bernilai dapat diolah atau didaur ulang terlebih dahulu.
Endang mengajak seluruh masyarakat untuk membangun kesadaran bersama dalam mengurangi, memilah, dan mengelola sampah sejak dari rumah. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, bank sampah, komunitas, dan masyarakat, krisis TPA yang saat ini mengancam berbagai daerah di Indonesia dapat diatasi secara bertahap menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....