Kediri Tingkatkan Kesiapan SDM Hadapi Seleksi Dunia Kerja

  • 31 Jul 2026 09:25 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Pemerintah Kota Kediri terus berupaya meningkatkan kesiapan sumber daya manusia (SDM) agar lebih kompetitif menghadapi proses seleksi dunia kerja. Salah satu langkah yang dilakukan ialah melalui program Counseling Career 2026 yang diselenggarakan Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) Kota Kediri di Aula Local Education Center (LEC), selama dua hari, 30-31 Juli 2026. Kegiatan tersebut memadukan pembekalan karier dengan rekrutmen langsung dari sejumlah perusahaan mitra.

Program ini diikuti 50 pencari kerja yang mendapatkan materi mengenai persiapan memasuki dunia kerja. Selain mengikuti penyuluhan bimbingan jabatan, peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti proses seleksi maupun penawaran kerja secara langsung sesuai mekanisme yang diterapkan masing-masing perusahaan.

Kepala Dinkop UMTK Kota Kediri, Eko Lukmono Hadi, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk membekali calon tenaga kerja dengan kemampuan yang dibutuhkan perusahaan, baik dari sisi kompetensi maupun kesiapan beradaptasi di lingkungan kerja. "Melalui Counseling Career ini kami ingin membekali para calon pencari kerja agar lebih siap memasuki dunia kerja. Mereka diberikan pemahaman mengenai cara beradaptasi di lingkungan kerja, menyusun curriculum vitae yang baik, membuat surat lamaran, menghadapi proses wawancara dengan HRD, hingga membangun attitude di dalam interaksi dunia kerja," kata Eko, Jumat, 31 Juli 2026.

Menurut Eko, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu strategi yang terus dilakukan Pemerintah Kota Kediri untuk memperluas peluang kerja sekaligus menekan angka pengangguran. Karena itu, berbagai program ketenagakerjaan disusun secara berkesinambungan agar selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Selain Counseling Career, Dinkop UMTK juga secara rutin menggelar job fair, pelatihan kerja berbasis kompetensi, bimbingan karier, hingga memperkuat kemitraan dengan perusahaan untuk mempercepat proses penempatan tenaga kerja. Eko menilai kolaborasi antara pemerintah dan sektor industri menjadi faktor penting agar lulusan maupun pencari kerja memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.

"Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi para peserta. Apabila pelaksanaannya dinilai efektif, Counseling Career akan kami dorong menjadi agenda tahunan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Counseling Career 2026, Novianti Handayani, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Forum Bursa Kerja Khusus (FBKK) yang sebelumnya juga terlibat dalam penyelenggaraan job fair di Kota Kediri 2026. Ia mengatakan seluruh peserta memiliki peluang untuk memperoleh pekerjaan melalui dua skema yang telah disiapkan perusahaan mitra, yakni penawaran kerja langsung maupun proses rekrutmen yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing perusahaan.

"Harapan kami seluruh peserta memperoleh kesempatan kerja. Beberapa perusahaan telah menyiapkan penempatan kerja secara langsung tanpa tahapan seleksi tambahan, sedangkan perusahaan lain tetap menerapkan proses rekrutmen sesuai kompetensi yang dibutuhkan, misalnya melalui tes keterampilan maupun wawancara," ujar Novianti.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Kediri berharap kualitas tenaga kerja lokal semakin meningkat sehingga mampu bersaing di pasar kerja. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan pencari kerja diharapkan dapat memperluas akses kesempatan kerja sekaligus mendukung penurunan angka pengangguran di Kota Kediri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....