Hari Anak Nasional, Orang Tua Kunci Masa Depan Anak
- 22 Jul 2026 20:51 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri- Setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional. Tahun ini tema yang diusung adalah "Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan". Tema ini sangat relevan dalam mewujudkan generasi emas yang bertalenta dan memiliki masa depan cerah. Untuk itu, orang tua memiliki peran krusial dalam menyiapkan masa depan anak. Orang tua menjadi kunci terwujudnya cita-cita anak, salah satunya dengan menyiapkan sekolah terbaik bagi anak.
Seperti Faraya, ibu rumah tangga di Tulungagung, yang memilih jalur pendidikan dalam menyiapkan masa depan anak. Baginya, sekolah akan membantu anaknya dalam menentukan bakat dan minat yang sesuai. Melalui pendidikan yang berkualitas, anak akan mendapatkan jaminan masa depan bagus.
"Sekolah tidak asal pilih ya. Saya melakulan survey untuk menentukan lembaga pendidikan mana yang tepat buat anak saya. Orang tua itu kan kunci masa depan anak, selagi kita bisa mempersiapkan kebutuhan anak sejak dini, akan sangat membantu anak ketika dewasa kelak. Karena kunci sukses juga dimulai sejak anak pertama kali masuk usia belajar," kata Faraya, saat diwawancara RRI, Rabu, 22 Juli 2026.
Hari Anak Nasional, membuatnya semakin sadar bahwa melindungi masa depan anak adalah tugas yang harus didukung oleh semua orang. Keluarga, sekolah, dan pemerintah, memiliki andil besar dalam mewujudkannya. Wajib belajar bukan lagi soal slogan, tetapi harus benar-bemar dijalankan sebagaimana mestinya. Tujuannya supaya anak bangsa tidak kehilangan impiannya.
"Mimpi itu gratis. Yang mahal ongkosnya. Bakat bisa berhasil juga butuh biaya, dari mana ? Ya dari kita orang tua selagi mampu. Memberikan akses terbaik untuk anak supaya ia dapat meraih apa yang diimpikan. Beasiswa sekarang juga banyak, kalau tidak ada biaya kita bisa menempuhnya lewat jalur tersebut," ucap Faraya.
Hari Anak Nasional bukan sekedar seremonial semata. Lebih dari itu, peringatan ini harus menjadi momentum anak Indonesia mendapat hak belajar seluas-luasnya. Ditambah dengan jaminan perlindungan anak yang harus berjalan beriringan.
"Anak harus tumbuh di lingkungan yang baik," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikdasmen, Kurniawan, melalui laman resmi Kemendikdasmen, juga menyebut, pemenuhan hak dan perlindungan anak tidak dapat dilakukan sendirian. Dibutuhkan kerja sama lintas sektor agar setiap anak benar-benar terlindungi, terdidik, dan tumbuh dalam lingkungan yang sehat.
Momentum Hari Anak Nasional diharapkan menjadi langkah nyata untuk membangun kebiasaan belajar dan bermain yang sehat sehingga setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....