Dari Zakat untuk Semua, Kemenag Kota Kediri Perluas Layanan Inklusif
- 12 Jul 2026 16:33 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas
RRI.CO.ID, Kediri — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan keagamaan yang inklusif melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas. Mengusung tema 'Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri: Menebar Maslahat, Menguatkan Umat', kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kemenag dalam memastikan manfaat zakat dan wakaf dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui Penyelenggara Zakat dan Wakaf (ZAWA), Kemenag Kota Kediri menggandeng Baznas dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) se-Kota Kediri untuk menyalurkan bantuan kepada kelompok rentan. Sebanyak 121 penerima manfaat hadir dalam kegiatan tersebut.
Mereka terdiri dari 100 anak yatim, piatu, dan dhuafa serta 21 penyandang disabilitas yang menerima santunan, beras, dan paket makanan. Kepala Kantor Kemenag Kota Kediri, A. Zamroni, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan yang adil dan merata.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Kementerian Agama benar-benar dirasakan oleh semua kalangan, terutama anak-anak yatim, masyarakat kurang mampu, dan penyandang disabilitas," kata Zamroni, pada Minggu, 12 Juli 2026.
Ia menambahkan, ke depan Kemenag Kota Kediri akan terus mendorong lahirnya layanan keagamaan yang semakin ramah disabilitas dan menjangkau lebih luas masyarakat. Selain penyaluran bantuan, Kemenag Kota Kediri juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat peran zakat dan wakaf sebagai instrumen pemberdayaan sosial.
Hal tersebut ditunjukkan melalui kolaborasi lintas lembaga yang terbangun, sekaligus menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat secara gotong royong mampu menjangkau kelompok yang membutuhkan. Pada kesempatan yang sama, Kemenag Kota Kediri meresmikan RA Perwanida 1 yang berdiri di atas tanah wakaf, sebagai langkah konkret mengoptimalkan manfaat aset wakaf.
Peresmian ini menjadi simbol bahwa wakaf tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat jangka panjang di bidang pendidikan. Wakil Wali Kota Kediri, Gus Qowwim, turut mengapresiasi langkah Kemenag yang dinilai berhasil mengintegrasikan nilai kepedulian sosial dengan penguatan layanan publik yang inklusif.
Gus Qowim menikai, kehadiran kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan mampu menghadirkan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui kegiatan ini, Kemenag Kota Kediri berharap zakat dan wakaf tidak hanya dipahami sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai kekuatan sosial yang mampu membangun kepedulian, memperluas akses pendidikan, dan menciptakan Kota Kediri yang lebih inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....