Libur Sekolah 2026, Stasiun Kediri Angkut Lebih dari 57 Ribu Penumpang

  • 12 Jul 2026 15:33 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Momentum libur sekolah tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi layanan transportasi kereta api
  • Stasiun Kediri menjadi salah satu titik mobilisasi utama, dan selama periode libur sekolah stasiun ini melayani total 57.383 penumpang

RRI.CO.ID, Kediri — Momentum libur sekolah tahun 2026 membawa berkah tersendiri bagi layanan transportasi kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat lonjakan jumlah pelanggan yang cukup signifikan selama periode 19 Juni hingga 12 Juli 2026.

Pada masa liburan tersebut, KAI Daop 7 Madiun berhasil melayani total 428.588 pelanggan. Angka ini terdiri dari 211.219 pelanggan keberangkatan dan 217.369 pelanggan kedatangan, yang menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim liburan.

Kepadatan tertinggi terjadi pada Sabtu, 4 Juli 2026. Pada hari itu, jumlah pelanggan yang berangkat mencapai 10.494 orang, sementara pelanggan yang datang tercatat sebanyak 10.699 orang.

Di antara seluruh stasiun di wilayah Daop 7, Stasiun Kediri menjadi salah satu titik mobilisasi utama. Selama periode libur sekolah, stasiun ini melayani total 57.383 pelanggan, dengan rincian 27.774 penumpang berangkat dan 29.609 penumpang datang.

Capaian tersebut menempatkan Stasiun Kediri sebagai stasiun dengan volume penumpang tertinggi kedua setelah Stasiun Madiun. Posisi berikutnya ditempati Stasiun Jombang, Blitar, dan Tulungagung yang juga mencatat angka mobilitas cukup tinggi.

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari menyampaikan, bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari berbagai strategi pelayanan yang diterapkan selama masa liburan. Salah satunya adalah pemberian stimulus berupa diskon tarif hingga 30 persen untuk kereta api jarak jauh kelas ekonomi komersial.

Program ini dinilai mampu menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi kereta api. Tidak hanya itu, KAI juga menghadirkan berbagai kegiatan interaktif melalui program “KAI Schooliday 2026” yang digelar langsung di stasiun.

"Kami menghadirkan rangkaian event interaktif selama momen liburan, mulai dari lomba mewarnai, bazar UMKM, colouring zone, play kids zone, live music, hingga edukasi melalui KAI Academy," ujar Tohari.

Menurut Tohari, kehadiran berbagai kegiatan tersebut bertujuan menjadikan stasiun tidak sekadar sebagai tempat transit, tetapi juga ruang edukasi dan rekreasi yang menyenangkan, terutama bagi anak-anak. "Kami ingin menumbuhkan rasa cinta terhadap kereta api sejak dini, sehingga anak-anak sebagai pelanggan cilik merasa ceria dan ingin kembali menggunakan transportasi ini di masa mendatang," katanya.

Tohari juga mengatakan, apresiasi kepada masyarakat yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama libur sekolah. "KAI Daop 7 Madiun menghaturkan terima kasih kepada seluruh pelanggan. Kami berharap berbagai program yang dihadirkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan," katanya.

Ke depan, KAI Daop 7 Madiun berkomitmen untuk terus menjaga aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. Dengan layanan yang semakin baik, kereta api diharapkan tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam bertransportasi, tidak hanya saat liburan, tetapi juga dalam aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Nasrul, warga Kediri yang sering berkendara menggunakan kereta api, mengatakan, sangat senang bisa naik kereta api. Sebab, layanan ini memiliki ketepatan waktu yang baik, dan harganya terjangkau.

"Kami harap layanan kereta api bisa semakin ditingkatkan, sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," kata Nasrul.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....