Cabor PRSI Kabupaten Kediri Matangkan Persiapan Hadapi Porprov 2027
- 11 Jul 2026 18:12 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Kediri mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 dengan membidik perolehan medali dari tiga nomor andalan, yakni renang kolam, renang artistik, dan loncat indah. Optimisme tersebut didukung pembinaan atlet yang telah berjalan secara berkelanjutan, termasuk melalui evaluasi kondisi fisik dalam program tes parameter yang digelar KONI Kabupaten Kediri.
Ketua PRSI Kabupaten Kediri, Didit Presijanto, mengatakan tes parameter bukan merupakan hal baru bagi atlet renang karena pengukuran kemampuan fisik telah menjadi bagian dari program pembinaan rutin. Menurutnya, hasil tes tersebut menjadi instrumen penting untuk mengukur perkembangan atlet sekaligus menyusun program latihan yang lebih efektif menuju Porprov 2027.
"Tes parameter sudah menjadi bagian dari pembinaan atlet renang. Melalui hasil pengukuran tersebut, pelatih dapat mengetahui perkembangan kondisi fisik atlet sehingga program latihan dapat disesuaikan dengan kebutuhan untuk menghadapi Porprov 2027," ujar Didit, Sabtu, 11 Juli 2026.
Didit optimistis cabang olahraga renang mampu kembali menjadi penyumbang medali bagi Kabupaten Kediri pada Porprov Jawa Timur 2027. Keyakinan tersebut didasarkan pada proses pembinaan atlet yang dilakukan secara berkesinambungan dalam beberapa tahun terakhir.
Ia menambahkan, PRSI Kabupaten Kediri menargetkan prestasi dari tiga nomor perlombaan, yaitu renang kolam, renang artistik, dan loncat indah. Persiapan yang dilakukan sejak dini diharapkan mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian prestasi dibanding penyelenggaraan Porprov sebelumnya.
Sementara itu, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri telah mengawali persiapan menuju Porprov Jawa Timur 2027 melalui pelaksanaan tes parameter tahap pertama bagi atlet yang tergabung dalam program pemusatan latihan kabupaten (Puslatkab). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memetakan kondisi fisik atlet sebagai dasar penyusunan program pembinaan yang lebih terarah.
Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, menjelaskan tes parameter tahap pertama hasilnya akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap kondisi atlet. Data tersebut akan digunakan pelatih untuk menyusun program latihan yang lebih tepat sasaran agar performa atlet terus meningkat selama masa persiapan.
“Nanti untuk tes parameter tahap kedua kita selenggarakan dalam tiga bulan mendatang untuk mengukur perkembangan hasil latihan sekaligus menjadi bahan evaluasi lanjutan,” jelasnya.
Hasil keseluruhan tes nantinya juga akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan atlet yang akan diberangkatkan ke Porprov Jawa Timur 2027. "Kami ingin memastikan atlet yang dipilih benar-benar memenuhi kesiapan dari aspek teknik, kondisi fisik, maupun daya tahan sehingga memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi di Porprov," ujarnya.
Selain pelaksanaan tes parameter, seluruh atlet Puslatkab telah menjalani training center sejak awal Juli 2026 di masing-masing cabang olahraga. KONI juga membentuk tim monitoring untuk melakukan evaluasi berkala terhadap perkembangan latihan, kondisi fisik, dan kebutuhan atlet agar program pembinaan berjalan optimal hingga pelaksanaan Porprov Jawa Timur 2027.
Pada Porprov Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Kediri menargetkan mampu menembus lima besar klasemen akhir dengan perolehan sedikitnya 50 medali emas. Target tersebut meningkat dibanding capaian Porprov Jawa Timur 2025, saat Kabupaten Kediri menempati peringkat ke-11 dengan raihan 24 medali emas, 22 medali perak, dan 45 medali perunggu atau total 185 poin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....