Dana Hibah Dicoret, Renovasi Masjid di Kediri Terancam Tersendat

  • 04 Mei 2026 20:51 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Penyelesaian renovasi masjid di Kota Kediri terancam tersendat, karena dugaan pencoretan dana hibah
  • Pencoretan dana hibah ini tidak hanya terjadi pada Masjid At-Taqwa Kota Kediri, tapi sejumlah penerima hibah lainnya, turut mengalami hal serupa

RRI.CO.ID, Kediri - Penyelesaian renovasi masjid di Kota Kediri terancam tersendat, karena dugaan pencoretan dana hibah.

Adapun total dana hibah bansos tahun 2026 yang dicoret mencapai sekitar Rp36 miliar.

Salah satu dampaknya dirasakan oleh Masjid At-Taqwa, Perumahan Wisma Asri, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri yang awalnya sempat dijanjikan bantuan sebesar Rp200 juta.

"Hal ini diketahui, dari sejumlah anggota dewan bahwa dana hibah tersebut telah dicoret oleh Pemerintah Kota Kediri. Namun hingga kini, belum ada pemberitahuan resmi terkait alasan maupun mekanisme pencoretan ini," kata Takmir Masjid At-Taqwa, Ahmad Shofwul Anam (Oful), dalam keterangannya Senin, 4 Mei 2026.

Oful menyatakan, pengajuan hibah telah dilakukan sejak 2025 melalui salah satu pimpinan DPRD Kota Kediri dan dinyatakan lolos untuk realisasi tahun 2026.

"Proses pengajuan sudah kami lakukan secara lengkap tahun lalu. Termasuk, administrasi seperti NPWP badan masjid juga sudah kami urus. Tapi sampai sekarang belum ada kejelasan pencairan," kata Oful.

Atas keputusan itu, Oful mengaku kecewa dan sangat menyayangkan, karena dana hibah itu sangat dibutuhkan untuk kelanjutan renovasi masjid yang saat ini masih belum selesai.

"Sekarang ini kami sedang renovasi, tapi di tengah jalan ternyata dana hibah yang dinantikan oleh takmir dan jamaah ada kabar dicoret," katanya.

Pada kesempatan ini, Oful juga menyoroti alasan efisiensi yang diduga menjadi latar belakang pencoretan. Pihaknya menilai kebijakan tersebut tidak sepenuhnya selaras dengan kondisi di lapangan, mengingat kegiatan pemerintah daerah dinilai masih berjalan aktif.

"Jikalau memang efisiensi, kami minta kejelasan prioritas. Sebab, untuk fasilitas ibadah seperti masjid, ini sangat dibutuhkan masyarakat," katanya.

Adapun, pencoretan dana hibah ini tidak hanya terjadi pada Masjid At-Taqwa Kota Kediri. Sejumlah penerima hibah lainnya, turut mengalami hal serupa.

Di sisi lain, meski menghadapi ketidakpastian, pihak takmir pun memastikan pembangunan masjid tetap dilanjutkan secara bertahap melalui swadaya jamaah.

"Kami tetap jalan pelan-pelan dengan kemampuan yang ada. Jamaah ikut gotong royong agar pembangunan tidak berhenti," pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Rony Yusianto, membenarkan, seluruh hibah bansos yang berasal dari pokir DPRD untuk tahun 2026 memang dihapus.

"Ya semua hibah bansos dari pokir DPRD tahun 2026 dihapus. Hal ini diterapkan, berdasarkan pembahasan yang lalu," kata Rony.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....