Kebakaran Lahan Tebu di Pare Kediri, Kerugian Capai Rp36 Juta
- 10 Jun 2026 16:52 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Lahan tebu terjadi di Dusun Templek, Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, mengalami kebakaran pada Rabu, 10 Juni 2026
- Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp36 juta. Sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp42 juta
RRI.CO.ID, Kediri – Lahan tebu terjadi di Dusun Templek, Desa Darungan, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, mengalami kebakaran pada Rabu, 10 Juni 2026. "Peristiwa tersebut menghanguskan sebagian lahan tebu milik bengkok Kepala Dusun setempat," kata PLT Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Kebakaran ini, jelas Kaleb, dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.45 WIB oleh Kepala Dusun Templek, Wasi’ Bachroini. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 12.48 WIB.
"Petugas Damkar tiba di lokasi kejadian pada pukul 12.55 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.30 WIB setelah melalui proses penanganan selama lebih dari satu jam," kata Kaleb.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebut Kaleb, kebakaran diduga bermula dari ulah anak-anak yang bermain api di sekitar area lahan tebu. Api kemudian dengan cepat merembet dan membakar tanaman tebu di sekitarnya.
"Luas area lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 6.000 meter persegi. Sementara itu, sekitar 9.000 meter persegi lahan lainnya berhasil diselamatkan dari kobaran api," katanya.
Dalam proses pemadaman, imbuh Kaleb, saat itu petugas mengerahkan dua unit armada Damkar Pos Pare dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter. Armada tersebut bernomor polisi AG 8157 EP dan AG 8162 GP.
"Sebanyak enam personel diterjunkan dalam operasi pemadaman tersebut. Mereka melakukan upaya pemadaman sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku," katanya.
Dari insiden ini, lanjut Kaleb, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Baik luka ringan maupun luka berat dan meninggal dunia juga dilaporkan nihil.
"Akibat kejadian tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp36 juta. Sementara nilai aset yang berhasil diselamatkan diperkirakan mencapai Rp42 juta," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....