Karang Taruna Desa Banjarejo Aktif Kampanyekan Pasar Zero Waste
- 09 Jun 2026 19:51 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai melalui diskusi lingkungan
- Pelatihan pembuatan dan pengemasan makanan menggunakan daun pincuk dan besek dalam kegiatan Pasar Zero Waste
RRI.CO.ID, Kediri – Karang Taruna ‘The Pioneer’ yang berada di Dusun Kendaldoyong, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, secara aktif mengampanyekan penggunaan kemasan makanan ramah lingkungan seperti pincuk (daun pisang) dan besek (anyaman bambu) melalui forum diskusi dan Pasar Zero Waste.
Kampanye pengurangan sampah plastik sekali pakai melalui diskusi dilanjutkan dengan aktivitas Pasar Zero Waste merupakan agenda rutin Karang Taruna ‘The Pioneer’ sebagai rangkaian agenda Hari Lingkungan Hidup, Jum’at, 5 Juni 2026. Hal ini juga menjadi momentum penting untuk melakukan sosialisasi tentang perilaku ramah lingkungan kepada masyarakat.
“Di Hari Lingkungan Hidup, Hari Bumi, atau di beberapa kesempatan, kami rutin menggelar forum diskusi dan pelatihan mengenai lingkungan bersama para mitra strategis di kediaman Pak RT,” kata Aldila Kiana Namira, Ketua Karang Taruna ‘The Pioneer’ yang juga aktif sebagai pengurus Ikatan Pemuda Hijau Desa Banjarejo ini, Selasa, 9 Juni 2026.
Dikatakannya, forum diskusi disertai aktivitas Pasar Zero Waste merupakan sarana edukasi bagi masyarakat dan pedagang untuk meninggalkan kemasan sekali pakai dan beralih ke bahan-bahan organik. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Kepala Desa Banjarejo, Anggota PKK, perwakilan masyarakat pedagang makanan, dan sebagian pelaku UMKM.
Dengan inovasi wadah tradisional, Pasar Zero Waste memproduksi banyak penggunaan daun, pincuk, dan besek sebagai alternatif wadah maupun pembungkus makanan. Dengan demikian, masyarakat akan mulai terbiasa menggunakan wadah non-plastik dan menghindari bahan-bahan sekali pakai lainnya seperti stirofoam, mika, kertas berlapis plastik, dan aluminium foil.
“Setelah berdiskusi tentang lingkungan hidup, warga yang hadir berkesempatan terlibat langsung dalam pelatihan pembuatan dan pengemasan makanan menggunakan daun pincuk dan besek dalam kegiatan Pasar Zero Waste hari ini,” ujar Dila, Selasa sore. “Tujuannya supaya warga terutama pelaku usaha terampil mengemas produk tanpa sampah plastik,” ucapnya.
Selain mengurangi ketergantungan pelaku usaha makanan di Desa Banjarejo pada kemasan plastik pabrikan, kampanye lingkungan hidup melalui forum diskusi yang diikuti dengan edukasi pengurangan plastik sekali pakai melalui Pasar Zero Waste diharapkan akan menciptakan kemandirian ekonomi berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....