KAPRODEE Dorong Anak Muda Siap Hadapi Dunia Profesional

  • 02 Jun 2026 09:47 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Komunitas KAPRODEE Bangun Kapasitas Diri Melalui Experiential Learning
  • Outbound, character building, personal development training, dan organization development

RRI.CO.ID, Kediri - Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, generasi muda kini tidak lagi cukup hanya mengandalkan ijazah akademik. Kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga kemampuan beradaptasi menjadi kompetensi penting yang banyak dicari perusahaan maupun institusi profesional.

Kondisi tersebut membuat pelatihan pengembangan diri dan pengalaman lapangan semakin dibutuhkan, terutama bagi mahasiswa dan anak muda yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Berangkat dari kebutuhan itu, Komunitas dan Layanan Karier Project Development (KAPRODEE) hadir sebagai ruang pengembangan kapasitas diri berbasis experiential learning atau pembelajaran melalui pengalaman langsung. Berkantor pusat di Mojokerto, Jawa Timur, komunitas ini fokus membantu individu maupun institusi meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Melalui Dialog Interaktif Program ‘Galeri Komunitas’ edisi Senin malam, 1 Juni 2026, Ketua KAPRODEE, Zainal Arifin, mengatakan bahwa setiap program yang dijalankan dirancang menyesuaikan kebutuhan peserta maupun mitra strategis.

“Kami memberikan fasilitas layanan pengembangan karier melalui beberapa project yang relevan dengan kebutuhan klien dalam mencapai tujuan ideal,” kata Zainal.

Menurut lulusan Psikologi Universitas Gadjah Mada itu, pendekatan experiential learning dipilih karena peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai simulasi dan pengalaman yang membangun karakter maupun kemampuan profesional.

Program yang dijalankan KAPRODEE meliputi outbound, character building, personal development training, hingga organization development. Seluruh layanan tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan interpersonal dan budaya kerja kolaboratif.

“Sekarang dunia kerja tidak hanya melihat nilai akademik. Kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama juga menjadi kebutuhan penting,” ujar Zainal.

Pengalaman Zainal di bidang Human Resource dan konsultasi pengembangan SDM turut membawa KAPRODEE dipercaya berbagai mitra dari beragam sektor. Mulai dari perguruan tinggi, BUMN, pengembang properti, hingga perusahaan leasing skala nasional telah menjalin kerja sama dengan komunitas tersebut.

Untuk menjalankan berbagai programnya, KAPRODEE memiliki tiga tim utama, yakni Recruitment Team, Organization Development Team, dan Training Team. Ketiganya bekerja secara terintegrasi mulai dari tahapan analisis kebutuhan hingga penyusunan target program sesuai kebutuhan klien.

“Kami melakukan koordinasi intens mulai dari pra need analysis sampai merumuskan goals yang ingin dicapai,” jelasnya.

Secara operasional, layanan yang paling banyak diminati di antaranya Team Building dan Outbound Training, Corporate Outing dan Gathering, serta kolaborasi akademik bersama perguruan tinggi.

Menurut Zainal, setiap institusi maupun individu memiliki tantangan berbeda sehingga pendekatan yang dilakukan juga harus menyesuaikan kebutuhan masing-masing.

“Setiap klien selalu memiliki tujuan berbeda. Karena itu kami siap berdiskusi untuk membantu menentukan project yang tepat sesuai kebutuhan,” katanya.

Di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis, keberadaan komunitas pengembangan diri seperti KAPRODEE dinilai menjadi alternatif ruang belajar bagi generasi muda untuk meningkatkan kesiapan mental maupun profesional.

Zainal pun mendorong anak muda agar lebih aktif mengikuti berbagai project pengembangan diri sesuai minat dan passion masing-masing. Sebab, pengalaman lapangan dan kemampuan interpersonal kini menjadi nilai tambah penting dalam membangun karier.

“Secara keseluruhan, KAPRODEE bukan sekadar penyedia layanan pelatihan biasa, melainkan wadah interaktif yang menyatukan karya, profesionalisme, dan dedikasi dalam satu ekosistem pengembangan karier berkelanjutan,” katanya mengakhiri

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....