Progres Pembangunan Capai 60 Persen, Jombang Kejar Pemenuhan Formasi Siswa SR

  • 24 Mei 2026 17:49 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang mempercepat pemenuhan kuota formasi peserta didik Sekolah Rakyat (SR) di tengah progres pembangunan gedung sekolah yang kini telah mencapai 60,58 persen. Rekrutmen siswa terus dikebut agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan sesuai target pada tahun ajaran baru.

Total daya tampung yang disediakan pemerintah pusat untuk Kabupaten Jombang mencapai 270 siswa. Jumlah tersebut dibagi masing-masing 90 siswa untuk jenjang SD, SMP, dan SMA dengan sasaran utama anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Agung Hariadi mengatakan, sebagian besar calon siswa yang didata telah masuk kategori penerima prioritas sesuai basis data kesejahteraan sosial nasional. “Sebagian besar sudah sesuai kategori sasaran program. Sekarang tinggal menyelesaikan beberapa data yang masih dalam proses verifikasi,” ujar Agung, Minggu, 24 Mei 2026.

Ia menjelaskan, masih terdapat sedikit calon siswa yang memerlukan pencocokan ulang data karena status desil kesejahteraannya belum masuk kelompok prioritas penerima bantuan pendidikan. “Pendamping masih melakukan penelusuran untuk memastikan data penerima benar-benar sesuai ketentuan,” katanya.

Menurut Agung, apabila kuota utama beserta cadangan telah terpenuhi, pemerintah daerah akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Bupati sebagai dasar pengajuan calon siswa ke Kementerian Sosial. “Kalau seluruh kuota sudah lengkap, datanya langsung kami kirim ke Kemensos untuk proses penetapan resmi,” jelasnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah hanya bertugas melakukan penjaringan dan validasi calon siswa. Sedangkan pengelolaan Sekolah Rakyat sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. “Mulai tenaga pengajar, kurikulum, sampai fasilitas sekolah semuanya ditangani Kemensos. Daerah hanya membantu penyiapan peserta didik,” ujarnya.

Sementara itu, pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang, masih terus berlangsung. Pemerintah daerah kini memprioritaskan penyelesaian fasilitas utama agar dapat segera digunakan saat tahun ajaran baru dimulai.

Bupati Jombang Warsubi mengatakan, pembangunan saat ini terus dikebut agar selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah pusat. “Yang kami prioritaskan sekarang ruang kelas, asrama, tempat ibadah, dan fasilitas makan supaya nanti kegiatan belajar siswa bisa berjalan lebih dulu,” kata Warsubi.

Program Sekolah Rakyat di Jombang nantinya diproyeksikan mampu menampung hingga 1.000 siswa ketika pembangunan gedung permanen selesai sepenuhnya. Namun pada tahap awal, pemerintah pusat baru membuka kuota 270 siswa untuk tiga jenjang pendidikan.

Pemkab Jombang berharap program tersebut dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus menekan angka putus sekolah di daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....