Jangan Jadikan Penderitaan Orang Lain Sebagai Patokan Bersyukur
- 25 Mei 2026 16:45 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri — Rasa syukur menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga keimanan dan ketenangan hati. Hal itu disampaikan oleh Ustazah Reky Lidyawati, Dosen Universitas Abdurrahman Saleh Situbondo, dalam program “Mutiara Pagi” di RRI Kediri, Minggu, 24 Mei 2026.
Ustazah Reky Lidyawati menyampaikan bahwa syukur tidak hanya diucapkan melalui lisan, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan perbuatan sehari-hari. Dalam tausiyahnya, Ustazah Reky menjelaskan bahwa terdapat tiga rukun syukur yang harus dipahami umat Muslim.
Pertama, mengakui bahwa seluruh nikmat dan segala hal yang dimiliki berasal dari Allah SWT. Kedua, memuji Allah atas nikmat tersebut. Ketiga, menjadikan rasa syukur sebagai jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Ia menegaskan, seseorang yang tidak bersyukur berpotensi menumbuhkan penyakit hati. Bahkan, sikap kufur nikmat dapat menyeret seseorang lebih dekat kepada kekafiran kepada Allah SWT.
“Jangan sampai kita menjadikan penderitaan orang lain sebagai landasan untuk bersyukur. Bersyukurlah karena Allah Yang Maha Kaya telah memberikan nikmat kepada kita,” ujar Ustazah Reky.
Menurutnya, indikator seseorang memiliki rasa syukur dapat dilihat dari kemampuannya menerima segala ketentuan dengan ikhlas. Selain itu, rasa syukur juga tumbuh melalui cinta terhadap apa yang telah diberikan Allah SWT, sehingga dapat tercermin dalam tindakan nyata.
Ia mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari agar hati menjadi lebih tenang dan hubungan dengan Allah SWT semakin dekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....