Jombang Percepat Masa Tanam untuk Dongkrak Produksi Padi

  • 22 Mei 2026 17:57 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang mempercepat masa tanam padi di sejumlah wilayah guna meningkatkan hasil produksi pertanian selama 2026. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung target swasembada pangan sekaligus menjaga ketersediaan beras di tengah tingginya kebutuhan pangan nasional.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Moch Rony, mengatakan percepatan tanam dilakukan agar produktivitas pertanian di Kabupaten Jombang dapat terus meningkat. “Percepatan masa tanam menjadi salah satu cara untuk menaikkan indeks pertanaman sekaligus menjaga hasil panen padi tetap optimal,” ujarnya, Jumat, 22 Mei 2026.

Menurut Rony, target luas tanam padi di Kabupaten Jombang selama Mei 2026 mencapai 8.800 hektare. Hingga saat ini, realisasi tanam disebut telah mendekati target yang ditetapkan pemerintah daerah.

“Capaian tanam saat ini sudah berada di kisaran 90 persen. Kami optimistis seluruh target luas tanam dapat terpenuhi sebelum akhir bulan,” katanya.

Ia menambahkan, capaian tersebut turut menempatkan Kabupaten Jombang sebagai salah satu daerah dengan realisasi luas tanam dan panen cukup tinggi di Jawa Timur.

Selain untuk meningkatkan produksi padi, percepatan masa tanam juga dilakukan guna memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang ada. Pemerintah daerah berharap petani mampu meningkatkan intensitas tanam dalam satu tahun.

Sebelumnya, dalam agenda Gerakan Percepatan Tanam yang dipusatkan di area persawahan Dusun Medeleg, Desa Tampingmojo, Kecamatan Tembelang, Penanggung Jawab Swasembada Pangan Berkelanjutan Jawa Timur, Yuris Tiyanto, menyebut bahwa Kecamatan Tembelang sebelumnya telah mampu melaksanakan tiga kali masa tanam dalam setahun.

“Kami ingin semangat percepatan tanam ini terus dijaga agar produktivitas pertanian meningkat dan ketahanan pangan tetap terpelihara,” ucapnya.

Menurut Yuris, peningkatan frekuensi tanam akan berdampak langsung terhadap kenaikan produksi padi dan pendapatan petani. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan petani perlu terus diperkuat.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian untuk bersama-sama menjaga keberlanjutan produksi pangan melalui optimalisasi lahan dan percepatan masa tanam.

Program percepatan tanam di Kabupaten Jombang menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menghadapi tantangan sektor pangan sekaligus menjaga stabilitas produksi beras di tingkat daerah maupun nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....