Pasokan Hanya 7 Ton, Harga Cabai Rawit di Kediri Kembali Naik
- 16 Mei 2026 08:01 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri – Berkurangnya pasokan cabai dari hari sebelumnya yaitu 9 Ton turun menjadi 7 Ton, mengakibatkan harga cabai rawit di Kediri mengalami kenaikan. Hal tersebut berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare, dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Jumat, 15 Mei 2026.
Harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 ditingkat grosir Rp66.000 naik Rp13.000 menjadi Rp79.000 per kilogram. Cabai rawit jenis Asmoro 043 harga Rp64.000 naik Rp12.000 menjadi Rp78.000 per kilogram.
Cabai rawit jenis Prentol Tumi 99 harga Rp57.000 naik Rp13.000 menjadi Rp70.000 per kilogram. Kemudian cabai rawit jenis Juwita 25 F1 harga grosir di Pasar Induk Pare, Rp57.000 naik Rp13.000 menjadi Rp70.000 per kilogram.
Sementara harga komoditas Cabai Merah Besar (CMB) stabil, jenis Gada EVO rata-rata Rp39.000 per kilogram. Cabai merah besar jenis Imola harga Rp37.000 per kilogram dan jenis Sandi 08 harga Rp35.000 per kilogram.
“Hari ini harga cabai rawit merah kembali naik karena pasokan berkurang, sedangkan harga cabai besar dan cabai keriting serta pasokan masih tetap. Penyerapan industri di hari Jumat libur, dan pengiriman Jabodetabek juga libur,” ucap Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri.
Harga grosir komoditas Cabai Merah Keriting (CMK) untuk varietas Boos Tavi relatif stabil yaitu Rp35.000 per kilogram. Dan cabai merah keriting jenis Sibad 46 dengan harga Rp33.000 per kilogram di tingkat grosir di Pasar Induk Pare.
Serapan cabai pada sektor industri melalui glower libur, pengiriman Jabodetabek masih nihil karena telah disuplai dari daerah lain. Terdapat pengiriman cabai dari Kediri ke wilayah Kalimantan yaitu jenis cabai rawit merah sebanyak 2 Ton.
Pasokan aneka jenis cabai di Pasar Induk Pare, untuk cabai merah besar dari wilayah Kediri, dan Malang sebanyak 4 Ton. Untuk pasokan cabai merah keriting dari wilayah Kediri sebanyak 1,2 Ton dan pasokan cabai rawit merah dari wilayah lokal Kediri sebanyak 7 Ton.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....