Peran AI Tingkatkan Efisiensi: Asisten Digital untuk Produktivitas

  • 12 Mei 2026 10:00 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) kini menjadi instrumen penting dalam meningkatkan produktivitas masyarakat di berbagai sektor kehidupan. Sam B. Taufik, Founder Kediri Technopark, menjelaskan bahwa AI seharusnya dipandang sebagai asisten digital yang mampu mempermudah beban kerja harian.

Fokus utama dari adopsi teknologi ini adalah bagaimana manusia bisa bekerja lebih cerdas dan cepat dengan bantuan sistem kecerdasan buatan. Dalam praktiknya, penggunaan AI dapat membantu masyarakat mengelola waktu dan aktivitas dengan lebih terukur.

"AI itu adalah sebuah perangkat yang memudahkan kita dalam bekerja, beraktivitas, dan bahkan meningkatkan produktivitas kita," ujar Sam B. Taufik, dalam dialog di RRI, Selasa, 12 Mei 2026.

Ia menekankan bahwa teknologi ini hadir bukan untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk melengkapi kemampuan manusia agar lebih efisien dalam menyelesaikan tugas-tugas yang kompleks. Senada dengan hal tersebut, E. Rizky Yoga P selaku Co Founder Kediri Technopark menyatakan bahwa saat ini akses untuk mempelajari AI sudah semakin terbuka bagi segala usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Hal ini penting untuk memastikan tidak ada kesenjangan literasi digital di tengah masyarakat yang terus berkembang. "Semua umur bisa ikut dan belajar AI. Bahkan ada yang umurnya 6 tahun juga pernah ikut mempelajari dasar-dasarnya," ucap Rizky Yoga mengenai inklusivitas teknologi saat ini.

Namun, peningkatan produktivitas ini harus dibarengi dengan kedewasaan dalam menggunakan teknologi. Sam B. Taufik memberikan catatan bahwa pengguna tidak boleh mematikan semangat belajar atau refuse learning hanya karena merasa semua sudah bisa dikerjakan oleh mesin. Hasil dari AI tetap memerlukan sentuhan verifikasi manusia untuk memastikan akurasi data.

"AI ini jangan membuat kita malas untuk belajar. Gunakan AI sebagai asisten untuk keseharian kita," tuturnya.

Penerapan nyata dari peningkatan efisiensi ini dirasakan langsung oleh Antana Widi, seorang pelaku usaha lokal (Kopi Mbah Darjo) yang mulai mengintegrasikan sistem otomatisasi dalam layanannya. Ia mengakui bahwa kehadiran teknologi sangat membantu di saat beban kerja fisik mulai mencapai batas maksimal. "Awalnya karena memang kewalahan dengan aktivitas produksi, jadi karena ada tawaran untuk penggunaan AI yang lebih memudahkan kita, kenapa tidak dipakai," ujar Antana.

Dengan bantuan teknologi seperti chatbot dan sistem informasi otomatis, Antana kini dapat lebih fokus pada kualitas produksi tanpa harus terdistraksi oleh urusan administratif yang berulang. Hal ini membuktikan bahwa AI secara nyata mampu memangkas waktu kerja dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk lebih kreatif. Kecepatan pelayanan dan penghematan biaya operasional menjadi keuntungan nyata yang bisa dirasakan langsung oleh pengguna teknologi.

Melalui pemahaman yang benar, AI diharapkan menjadi motor penggerak produktivitas yang mampu membawa masyarakat Kediri bersaing di era digital. Kunci utamanya terletak pada keterbukaan pikiran untuk terus beradaptasi dengan alat-alat baru yang ditawarkan zaman.

Antana Widi pun berpesan kepada warga lainnya agar tidak ragu untuk mulai mengeksplorasi manfaat teknologi ini. "Jangan ragu untuk menggunakan AI, segera buka pikiran kita bahwa AI itu sangat membantu dalam beraktivitas," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....