May Day, Polres Kediri Apel Besar Sabuk Kamtibmas Tahun 2026
- 30 Apr 2026 17:19 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Jelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji memimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas Tahun 2026
- Sabuk Kamtibmas memiliki peran strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari konflik
RRI.CO.ID, Kediri - Jelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji memimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas Tahun 2026. Upaya ini sebagai langkah memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Kediri.
Pada agenda yang digelar di lapangan Apel Mapolres Kediri, pada Kamis 30 April 2026, Perwakilan Dandim 0809/Kediri Mayor Inf. Yuliadi Purnomo, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta berbagai elemen masyarakat. Dalam sambutannya, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menyampaikan bahwa apel besar tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata komitmen bersama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
"Agenda apel besar ini mengangkat tema mewujudkan sinergitas Polda Jawa Timur bersama Sabuk Kamtibmas dan potensi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, dan keutuhan sosial di wilayah Jawa Timur," kata AKBP Bramastyo.
Kapolres menegaskan, Sabuk Kamtibmas memiliki peran strategis sebagai pengikat persatuan sosial, penguat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan, pelindung masyarakat dari konflik, serta benteng bersama dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, ke depan akan dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari potensi konflik sosial, penyusupan kepentingan kelompok tertentu dalam aksi massa, penyebaran hoaks dan propaganda digital, radikalisme dan intoleransi, hingga ancaman bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Polri tidak dapat bekerja sendiri. Kunci utama menjaga harkamtibmas adalah sinergi, soliditas, dan partisipasi aktif masyarakat," katanya.
Di tempat ini, Kapolres juga menekankan sejumlah langkah strategis yang harus dilakukan bersama, di antaranya memperkuat deteksi dini dan pencegahan gangguan kamtibmas, membangun kolaborasi lintas sektoral tanpa ego kelembagaan. Bahkan, menjadikan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga lingkungan masing-masing.
Selain itu, ia mengingatkan, pentingnya mengantisipasi potensi bencana, krisis sosial, serta menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat, damai, dan bermartabat tanpa diwarnai provokasi maupun disinformasi. Hal ini termasuk, stabilitas keamanan merupakan modal utama pembangunan.
"Tanpa kondisi yang kondusif, investasi akan terganggu, pertumbuhan ekonomi terhambat, dan kesejahteraan masyarakat terancam," katanya.
Oleh karena itu, lanjutnya, Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi gerakan nyata yang berkelanjutan hingga ke tingkat desa dan komunitas. "Mari kita rapatkan barisan, perkuat komitmen, dan teguhkan kebersamaan demi terwujudnya Jawa Timur yang aman, damai, tangguh, dan sejahtera," katanya.
Hadir pula perwakilan organisasi kemasyarakatan seperti Banser Kabupaten Kediri, PSHT 16, IKS, komunitas ojek online Pare dan Kabupaten Kediri, Senkom Bonggol Jagung, Jongko Joyo Boyo, Gusdurian Mojokutho Pare, Pagar Nusa, hingga unsur RT dan tokoh masyarakat lainnya. Selain itu, kegiatan juga diikuti Wakapolres Kediri, para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran, serta personel Bintara Polres Kediri.
Pada acara tersebut juga diadakan penandatanganan menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....