Hari Posyandu Nasional 2026 Transformasi Penguatan Akses Layanan Masyarakat

  • 29 Apr 2026 17:52 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 di Kabupaten Jombang menjadi momentum transformasi dalam memperkuat akses layanan dasar bagi masyarakat. Kegiatan yang digelar pada Rabu, 29 April 2026 di Posyandu Rosalia Indah, Desa Bawangan, Kecamatan Ploso ini menegaskan arah baru pengembangan Posyandu sebagai pusat layanan terpadu.

Agenda tersebut dihadiri ratusan peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, kader Posyandu, hingga perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD). Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan upaya bersama dalam memperluas fungsi Posyandu di tingkat desa.

Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menyampaikan bahwa Posyandu kini diarahkan tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mengintegrasikan berbagai kebutuhan dasar masyarakat. “Posyandu ke depan harus mampu menjangkau layanan yang lebih luas, sehingga masyarakat bisa mendapatkan berbagai kebutuhan dasar dalam satu tempat yang mudah diakses,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional yang mendorong integrasi enam standar pelayanan minimal, meliputi sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan perlindungan masyarakat. Dengan pendekatan ini, pelayanan di tingkat desa diharapkan menjadi lebih efektif dan merata.

“Melalui integrasi ini, layanan diharapkan semakin dekat dengan masyarakat, prosesnya lebih sederhana, dan dampaknya bisa langsung dirasakan,” katanya.

Selain itu, Yuliati menilai partisipasi masyarakat di Desa Bawangan menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pelaksanaan Posyandu. Keterlibatan aktif warga dan kader dinilai mampu mendorong peningkatan kualitas layanan di lapangan.

Menurutnya, keberhasilan program tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, kader, dan masyarakat. “Kolaborasi yang kuat di tingkat desa menjadi kunci agar program berjalan optimal dan memberi manfaat nyata,” tuturnya.

Peringatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga diharapkan memperkuat komitmen lintas sektor dalam meningkatkan kualitas layanan dasar. Pemerintah daerah menilai transformasi Posyandu sebagai langkah strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....