BMKG Dhoho Kediri Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Tiga Hari ke Depan

  • 29 Apr 2026 11:30 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kediri Raya dan sekitarnya yang berlaku selama tiga hari ke depan, terhitung mulai tanggal 29 April hingga 1 Mei 2026. Berdasarkan pantauan atmosfer terkini, terdapat potensi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat dan petir.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem tersebut. Pada hari pertama, yakni Rabu, 29 April 2026, status waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi akan terkonsentrasi di wilayah Kabupaten Kediri.

Meskipun pantauan untuk wilayah kota lainnya masih terpantau relatif aman dari hujan petir maupun angin kencang, warga yang beraktivitas di area kabupaten tetap diminta berhati-hati. BMKG menekankan bahwa perubahan cuaca di masa peralihan sering kali terjadi secara mendadak dengan durasi yang bervariasi.

Memasuki hari kedua, Kamis, 30 April 2026, cakupan wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat diprediksi akan meluas secara signifikan. Status waspada ditetapkan tidak hanya untuk Kabupaten Kediri, namun juga merambah ke wilayah sekitarnya seperti Kabupaten Blitar, Nganjuk, Trenggalek, hingga Tulungagung.

Perluasan area terdampak ini menunjukkan adanya pergerakan massa udara lembap yang cukup masif di wilayah Jawa Timur bagian barat dan selatan. Puncak kewaspadaan diperkirakan terjadi pada hari ketiga, yakni Jumat, 1 Mei 2026, di mana intensitas cuaca diprediksi mencapai level yang lebih mengkhawatirkan.

Selain potensi hujan sedang hingga lebat di Kabupaten Blitar, Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Nganjuk, dan Trenggalek, wilayah Tulungagung secara khusus mendapatkan peringatan tambahan terkait potensi hujan petir. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan ekstra bagi warga di wilayah-wilayah tersebut untuk mengantisipasi sambaran petir.

Pihak BMKG Dhoho Kediri juga melaporkan bahwa sejauh ini belum ditemukan potensi hujan dengan kategori ‘Siaga’ maupun ‘Awas’ yang mengarah pada cuaca ekstrem sangat lebat. Begitu pula dengan potensi angin kencang yang statusnya masih tercatat nihil untuk seluruh periode pengamatan tiga harian ini. Meski demikian, status ‘Waspada’ yang mendominasi hampir seluruh wilayah menunjukkan bahwa risiko genangan air atau banjir luapan di titik-titik rawan tetap harus diwaspadai.

Masyarakat yang tinggal di daerah bantaran sungai atau wilayah perbukitan diminta untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala melalui kanal resmi. Stasiun Meteorologi Dhoho menyediakan informasi terkini melalui email resmi serta akun media sosial Instagram dan TikTok @bmkg_kediri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....