Ulama di Kediri Tolak Pelaksanaan Muktamar NU di Hotel
- 09 Apr 2026 14:49 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Sejumlah ulama di Kediri menyerukan penolakan, jika pihak panitia penyelenggara akan memilih hotel sebagai lokasi Muktamar NU ke depan
- Gus Basori juga menyampaikan, bahwa pesantren memiliki keterkaitan yang tidak terpisahkan dengan Nahdlatul Ulama. Apalagi dari kabar yang beredar saat ini, rencananya Muktamar NU bakal dilakukan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Sejumlah ulama di Kediri menyerukan penolakan, jika pihak panitia penyelenggara akan memilih hotel sebagai lokasi Muktamar NU ke depan.
"Pada dasarnya, kami para tokoh agama dan ulama di Kediri memberi dukungan terkait pelaksanaan Muktamar NU. Tapi, kami tidak mendukung bila nantinya Muktamar NU ini akan diadakan di hotel, atau vila," kata Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul Ibaad, KH Basori Alwi (Gus Bas), saat dikonfirmasi, di Kediri, Kamis, 9 April 2026.
Ia meminta, agar pada masa mendatang agenda penting Muktamar NU idealnya tetap digelar di kawasan Pondok Pesantren. Bahkan, mereka juga menolak bila kegiatan penting ini diadakan di gedung ternama ataupu lokasi mewah lainnya.
"Kami harap seluruh panitia penyelenggara untuk berdiri di atas kepentingan organisasi demi menjaga marwah dan keberkahan kaum Nahdliyin," kata Gus Bas.
Dalam keterangan ini, Gus Basori juga menyampaikan, bahwa pesantren memiliki keterkaitan yang tidak terpisahkan dengan Nahdlatul Ulama. Apalagi dari kabar yang beredar saat ini, rencananya Muktamar NU bakal dilakukan di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri.
"Kami tentu sangat mendukung bila Muktamar NU akan diselenggarakan di Ponpes Lirboyo Kediri," katanya.
Ia optimistis, pelaksanaan Muktamar di pesantren akan memberikan atmosfer spiritual yang lebih kuat ke depannya. Sebab, hal ini menjadi penting supaya keputusan-keputusan yang diambil dalam Muktamar benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas.
"Bahkan keputusan yang dihasilkan dari Muktamar NU ini tentunya ikut memberi dampak nyata bagi seluruh perangkat organisasi di tubuh NU," ungkapnya.
Gus Bas juga berharap, pihak yang terpilih menjadi panitia dapat mendengarkan aspirasi dari arus bawah agar tradisi santri tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.
"Tentu harapan kami, semoga Muktamar yang akan datang memberi keberkahan kepada kita semua," katanya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....