Bupati Kediri Putuskan WFH Berlaku Tiap Jumat

  • 04 Apr 2026 22:37 WIB
  •  Kediri
Poin Utama
  • Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) memutuskan pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai arahan Pemerintah Pusat, yakni setiap Jumat

RRI.CO.ID, Kediri - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) memutuskan pelaksanaan kebijakan Work From Home (WFH) bagi kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat.

"Terkait WFH atau tugas kedinasan dari rumah ini, kami memilih untuk tidak terburu-buru meski Pemerintah Pusat telah menetapkan pelaksanaannya setiap hari Jumat di tiap pekannya. Tapi kami tetap patuh arahan Pemerintah Pusat yakni hari Jumat," kata Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, dalam keterangannya Sabtu, 4 April 2026.

Ia menyatakan, hal itu juga akan dievaluasi per dua Minggu atau satu bulan. Sebab, jikalau ternyata pengurangan penggunaan BBM tidak signifikan maka akan berkonsultasi dengan Kemendagri.

"Ketika kebijakan WFH tersebut resmi dijalankan, selain melakukan evaluasi rutin, maka untuk memastikan ASN bekerja di rumah absensi bakal dilakukan 3-4 kali dan diwajibkan selfie atau swafofo," kata Mas Dhito.

Apalagi, sebut Mas Dhito, foto yang diambil sendiri menggunakan ponsel tersebut dikirimkan ke kepala OPD yang bersangkutan untuk diteruskan ke Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Selain itu ponsel juga diwajibkan selalu dalam kondisi aktif.

"Kalau (foto itu) tidak ada ya kita anggap tidak absen, handphone juga harus aktif, 5 menit tidak angkat telepon kita kasih surat peringatan," ungkap Mas Dhito.

Lebih lanjut, Mas Dhito mengemukakan, berdasarkan SE Mendagri Nomor 800.1.5/3349.SJ tentang transformasi budaya kerja ASN di lingkungan pemerintah daerah tersebut.

Bahkan, imbuhnya, selain WFH juga diatur mengenai pembatasan perjalanan dinas baik itu dalam maupun luar negeri.

"Kalau luar negeri saya rasa Pemkab tidak pernah melakukan, jika di dalam negeri kita akan lihat penyesuaian-penyesuaian dan kita telah lakukan ini dari awal 2026 ini," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....