Pemkab Jombang Salurkan Bantuan Logistik Korban Terdampak Banjir dan Longsor

  • 02 Apr 2026 18:39 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Pemerintah Kabupaten Jombang mulai menyalurkan bantuan logistik kepada warga terdampak banjir dan longsor. Penyaluran bantuan dilakukan di Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben, pada Kamis, 2 April 2026, menyusul menurunnya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan di lapangan, air yang sebelumnya merendam permukiman kini mulai surut, meski masih tersisa di beberapa titik jalan dengan kontur rendah.

Kepala Desa Carangrejo, Supriaji, memastikan kondisi wilayahnya mulai membaik. “Alhamdulillah, kondisi banjir di Carangrejo sudah surut. Hari ini tinggal beberapa titik di jalan desa yang posisinya agak rendah,” ujarnya.

Bantuan disalurkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sosial Kabupaten Jombang.

Kepala Dinas Sosial, Agung Hariadi, menyebut bantuan diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

“Seluruh bantuan ini kami serahkan secara langsung kepada Kepala Desa Carangrejo untuk segera didistribusikan kepada warga yang membutuhkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, bersama tim juga melakukan peninjauan ke wilayah terdampak longsor di Dusun Pojok, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan. Di lokasi tersebut, akses jalan yang terdampak longsor tengah diperbaiki secara darurat.

Menurut Wiku, proses perbaikan dilakukan secara swadaya dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Saat ini proses memasuki tahap pemasangan anyaman bambu sebagai pondasi awal, sebelum nantinya dilakukan pengisian material pasir menggunakan karung atau sandbag,” jelasnya.

Petugas BPBD Jombang bergotong royong melakukan perbaikan akses jalan terdampak longsor di Dusun Pojok, Desa Klitih, Kecamatan Plandaan (Foto : RRI/Kusuma)

Ia menambahkan, pemulihan akses jalan menjadi prioritas agar aktivitas warga dapat kembali normal.

“Ke depan, kami akan melakukan kajian teknis lebih mendalam untuk mencari solusi permanen guna mencegah terulangnya kejadian serupa di wilayah-wilayah rawan,” ucapnya.

Pemerintah daerah juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam penanganan bencana, khususnya dalam upaya percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah titik terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....