Jombang Perkuat Sektor Peternakan Melalui Program Hibah Ternak
- 28 Mar 2026 20:45 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang — Pemerintah Kabupaten Jombang terus memperkuat sektor peternakan melalui program penyaluran hibah ternak kepada kelompok peternak. Program ini dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan populasi ternak sekaligus mendorong kesejahteraan peternak di daerah.
Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, M. Saleh, menyampaikan bahwa bantuan hibah ternak merupakan program rutin yang digulirkan setiap tahun.
“Kami secara berkala menyalurkan bantuan ternak kepada kelompok peternak sebagai bagian dari upaya meningkatkan populasi dan produktivitas ternak di Jombang,” ujarnya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pada 2025 jumlah ternak yang disalurkan mencapai 4.410 ekor. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.710 ekor. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai jenis ternak, di antaranya 562 ekor sapi, 3.408 ekor kambing, serta ribuan unggas yang didistribusikan ke sejumlah kecamatan.
“Penyaluran dilakukan kepada kelompok peternak yang tersebar di berbagai wilayah,” katanya.
Menurut Saleh, hibah tersebut tidak hanya bertujuan menambah jumlah ternak, tetapi juga memperkuat ekonomi peternak secara berkelanjutan. Ia berharap ternak yang diberikan dapat dikembangkan oleh penerima manfaat.
“Bantuan ini diharapkan dapat dipelihara dengan baik sehingga populasinya terus bertambah dari waktu ke waktu,” ucapnya.
Selain bantuan ternak, pihaknya juga memberikan pendampingan teknis kepada peternak, mulai dari manajemen pemeliharaan, pemberian pakan, hingga pencegahan penyakit.
“Pendampingan kami lakukan agar peternak mampu mengelola ternak secara optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Lembu Makmur, Untung Leksono, mengungkapkan bahwa bantuan hibah yang diterima memberikan perkembangan positif bagi kelompoknya.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah dan dinas terkait. Dari 10 ekor sapi betina yang kami terima, saat ini satu ekor sudah beranak, delapan ekor sedang bunting, dan satu ekor masih dalam tahap pendampingan,” ujarnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat terus berlanjut dan berkembang. “Harapan kami, jumlah ternak yang awalnya 10 ekor bisa bertambah menjadi dua kali lipat dan seterusnya. Kami juga berharap pendampingan dari dinas tetap berlanjut agar usaha peternakan kami semakin maju,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....