BAZNAS Gelontorkan Rp38 Miliar untuk Beasiswa Santri dan Mahasiswa

  • 29 Agt 2026 21:13 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID Jombang - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali menegaskan komitmen strategisnya dalam memperluas akses serta meningkatkan kualitas mutu pendidikan nasional bagi seluruh lapisan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui alokasi anggaran program beasiswa komprehensif yang menjangkau berbagai jenjang pendidikan formal maupun nonformal, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga jenjang perguruan tinggi strata tertinggi (S3).

Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa langkah ini dirancang secara sistematis guna memastikan anak-anak bangsa dari berbagai latar belakang ekonomi mendapatkan hak pendidikan yang layak dan berkualitas. "Pertama, kami sampaikan bahwa ada beberapa program beasiswa, mulai SD sampai S2 sampai S3..." ungkap Sodik

Dalam pemaparan resminya pada hari Sabtu, 29 Agustus 2026, tepat pukul 16.00 WIB. Sodik Mudjahid merinci bahwa fokus utama penyaluran dana bantuan pendidikan tahun ini juga diberikan secara khusus kepada para santri serta kaum Cendekia dari jalur nonsantri. Total anggaran masif yang disiapkan khusus untuk membiayai berbagai kategori kelas beasiswa pendidikan tersebut mencapai angka fantastis sekitar Rp38 miliar, yang didistribusikan ke berbagai penjuru daerah.

"Yang kedua, ada beasiswa untuk santri, dan juga ada beasiswa untuk Cendekia yang nonsantri tahun ini anggarannya ada sekitar 38 miliar untuk berbagai kelas itu..." ungkap Sodik. Selain fokus pada pencapaian domestik dalam negeri, BAZNAS juga turut mengambil peran aktif dalam mendukung kebijakan diplomasi pendidikan luar negeri atas mandat khusus dari pemerintah pusat.

Atas anjuran langsung dari Presiden Republik Indonesia, BAZNAS mengalokasikan program bantuan pendidikan khusus bagi para pemuda dan mahasiswa asal Palestina yang sedang berjuang menuntut ilmu. "Dan yang penting juga ingin kami sampaikan bahwa ada beasiswa yang kami sampaikan lewat Mendikti. Atas anjuran Bapak Presiden, kita memberikan beasiswa kepada mahasiswa Palestina." ucap Sodik Mudjahid

Bantuan beasiswa internasional bagi mahasiswa Palestina tersebut diberikan untuk kapasitas 200 orang mahasiswa dengan nilai total alokasi anggaran mencapai Rp22 miliar. Sodik Mudjahid menambahkan bahwa cakupan program operasional BAZNAS tidak hanya bertumpu pada sektor pendidikan semata, melainkan juga merambah ke berbagai pilar kesejahteraan umat lainnya secara menyeluruh.

Beberapa sektor krusial tersebut meliputi bidang penguatan ekonomi rakyat, pelayanan kesehatan masyarakat, dakwah Islamiyah, program pembinaan mualaf, hingga pelestarian lingkungan hidup. "Intinya adalah, BAZNAS concern di dalam bidang ekonomi rakyat, di bidang kesehatan, di bidang dakwah, pengembangan mualaf, lingkungan, dan tadi..." ucap Sodik Mudjahid

Khusus di sektor pendidikan keagamaan, BAZNAS memberikan perhatian amat mendalam terhadap pengelolaan sekolah serta pesantren agar memenuhi standar kelayakan belajar yang optimal. Dari total sekitar 25 ribu lembaga pesantren yang tercatat secara nasional, sebanyak 24 ribu di antaranya telah dikategorikan sebagai pesantren layak belajar yang didukung penuh oleh program BAZNAS.

Dampak nyata dari program pembinaan ini terbukti sangat signifikan, di mana sebanyak 7 ribu santri lulusan pesantren binaan berhasil menembus seleksi ketat masuk perguruan tinggi negeri terkemuka. "Dan tadi saya sampaikan 7 ribu di antaranya adalah masuk ke perguruan tinggi negeri... masuk juga ke perguruan tinggi negeri ternama dan STEM, ya. Sientifik, teknologi, engineering, dan matematik agar santri-santri kita makin hebat." ungkap Sodik

Terkait teknis administratif perolehan beasiswa, Sodik menjelaskan bahwa proses pengajuan pada umumnya dikoordinasikan secara kolektif melalui organisasi, lembaga resmi, atau kelompok masyarakat guna menjaga kredibilitas penyaluran. Melalui rangkaian program strategis yang komprehensif ini, BAZNAS berharap dapat terus mencetak generasi bangsa yang cerdas, kompetitif, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global di masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....