Satu Musala dan Rumah Warga Terbakar dalam Sehari
- 24 Mar 2026 15:36 WIB
- Kediri
Poin Utama
- Insiden kebakaran
RRI.CO.ID, Kediri - Dalam sehari, petugas damkar Satpol PP Kabupaten Kediri mencatat ada satu musala dan rumah warga yang terdampak insiden kebakaran.
Menurut keterangan PLT Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Satrio mengungkapkan, peristiwa kebakaran terjadi di Musala Al-Makmur di Dusun Sumbertowo, Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, pada Selasa pagi, 24 Maret 2026.
"Dalam kejadian kebakaran di Musala Al-Makmur, Desa Sonorejo, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, diduga dipicu oleh faktor korsleting listrik pada bagian atap bangunan," kata Kaleb.
Ia menjelaskan, peristiwa kebakaran diketahui petugas dari aduan masyarakat yang masuk ke Tim Damkar Pos Grogol pada pukul 08.37 WIB. Saat itu api pertama kali muncul dari bagian plafon musala dan akhirnya merembet ke bagian dalam bangunan tempat ibadah tersebut.
"Api ini langsung menghanguskan sejumlah perlengkapan ibadah, misalnya karpet dan perangkat sound system," katanya.
Pada kejadian kebakaran itu, tambah Kaleb, petugas damkar setempat mengerahkan satu unit armada 5.000 liter. Adapun terdapat lima orang anggota damkar yang ikut menjinakkan si jago merah, dan api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 40 menit dan proses pembasahannya sesuai dengan SOP.
"Meski tidak ada korban jiwa dan luka, tapi kerugian materi mencapai Rp30 juta sedangkan barang yang terselamatkan mencapai Rp125 juta," katanya.
Kaleb mengemukakan, kebakaran juga terjadi di Dusun Gebangkerep Wetan, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri pada pukul 11.39 WIB. "Kebakaran ini terjadi di rumah warga, dan diduga api berasal dari korsleting listrik sebuah antena TV yang berada di atap dalam rumah. Kemudian, api merembet ke kabel yang menuju kamar tengah dan di ruangan ini terdapat kasur dan lemari pakaian," kata Kaleb.
Oleh karena itu, lanjut Kaleb, pihaknya mengerahkan lima orang anggota Damkar. Selain itu, juga mengoperasikan satu unit armada mobil damkar berkapasitas 5.000 liter.
"Pada kejadian ini, api juga mampu dipadamkan sesuai SOP dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Untuk kerugian material mencapai Rp30 juta dan barang terselamatkan mencapai Rp200 juta," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....