Haji 2026, Proses Identifikasi dan Pengambilan Buku Manasik
- 08 Mar 2026 15:03 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Penyelenggaraan haji 2026 saat ini telah memasuki proses identifikasi dan pengambilan buku manasik bagi Jemaah Calon Haji (JCH) oleh Kementrian Haji (Kemenhaj) dan Umrah Kabupaten Kediri.
Buku manasik nantinya akan didistribusikan kepada jemaah, dan Kanwil Kemenhaj Jawa Timur telah memberikan edaran, terkait pengambilan buku manasik oleh kabupaten/kota sesuai dengan urutan kelompok terbang (kloter).
Kepala Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri, Abdul Kholiq Nawawi, Minggu, 8 Maret 2026, menjelaskan pihaknya masih menunggu pengiriman koper jemaah, yang saat ini telah diterima oleh para jemaah kloter awal. Jamaah calon haji Kabupaten Kediri masuk dalam pemberangkatan kloter gelombang kedua, sehingga ketika koper telah diterima akan langsung di distribusikan.
“Ketika koper sudah sampai di kita, nanti akan langsung kita distribusikan ke masing-masing jemaah yang tergabung melalui KBIH. Terkait manasik kita masih punya empat titik lokasi, dan nanti pasca Idul Fitri juga ada pembinaan Karu dan Karom serta pembinaan secara massal yang bersamaan dengan pelepasan jemaah oleh Bupati Kediri,” ujarnya.
Ia menambahkan proses peralihan empat orang ASN dari Kementrian Agama Kabupaten Kediri menjadi ASN Kementrian Haji dan Umrah Kabupeten Kediri telah selesai. Saat ini Kemenhaj Kabupaten Kediri juga tengah melakukan proses pengusulan pengisian jabatan structural, guna mendukung operasional pelayanan.
“Posisi jabatan yang diusulkan yaitu Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubbag TU) dan dua kepala seksi pada Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Kediri. Pengisian pejabat struktural akan semakin memperkuat semangat dan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada jemaah haji dan umrah,” jelasnya.
Kemenhaj Kabupaten kediri berharap konfilk di wilayah Timur Tengah yang terjadi saat ini segera berakhir, dan mendapat solusi terbaik sehingga tidak menganggu pelaksanaan haji 2026. Para jemaah diajak untuk slalu optimis dan berdoa, agar pelaksanaan haji 2026 tetap berjalan lancar.
Abdul Kholiq mengungkapkan terkait pemberangkatan haji 2026 pihaknya tetap menunggu arahan dari Kementrian Haji dan Umrah Pusat. Karena konflik Timur Tengah sangat berdampak terhadap masyarakat lokal, serta masyarakat dari seluruh dunia yang akan melakukan ibadah haji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....