Disnak Jombang Siapkan Implementasi Satu Dusun Satu Wirausaha Baru

  • 26 Feb 2026 20:46 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang — Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang mulai mempersiapkan implementasi program Satu Dusun Satu Wirausaha Baru (WUB) sebagai upaya mendorong tumbuhnya unit usaha produktif berbasis masyarakat desa pada tahun 2026.

Program tersebut kini memasuki tahapan verifikasi setelah proses pemetaan potensi dan calon peserta dilakukan sebelumnya.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Moch Saleh, menyampaikan bahwa tahapan identifikasi telah diselesaikan sepanjang 2025 sehingga saat ini pemerintah daerah fokus memastikan kesiapan pelaksanaan di lapangan.

“Pendataan sudah kami lakukan tahun lalu. Sekarang masuk proses verifikasi sambil memantapkan koordinasi dengan perangkat daerah terkait agar pelaksanaan program berjalan optimal,” ujarnya, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurutnya, pelaksanaan program WUB melibatkan sinergi lintas organisasi perangkat daerah, terutama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang berperan dalam dukungan pembiayaan kegiatan. Program ini diharapkan mampu memperkuat sektor peternakan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan.

“Program ini bukan sekadar bantuan usaha, tetapi mendorong masyarakat memiliki kegiatan ekonomi berkelanjutan. Kunci utamanya ada pada keseriusan kelompok dalam mengelola usaha,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, Disnak menyiapkan sejumlah proyek percontohan, salah satunya pengembangan budidaya ayam unggul melalui pola kemitraan maupun sistem bapak asuh. Skema tersebut dinilai efektif untuk mengatasi keterbatasan modal serta meningkatkan pendampingan teknis kepada pelaku usaha.

“Kami mengembangkan pola kemitraan agar pelaksanaan usaha tetap berjalan meskipun dukungan anggaran terbatas, termasuk membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta,” katanya.

Dari hasil penjaringan awal, mayoritas masyarakat memilih usaha peternakan ayam petelur. Selain itu, terdapat pula minat pada pengembangan ternak kambing, domba, hingga sapi yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing desa.

Program WUB sendiri dirancang berbasis kelompok dengan dukungan stimulan sekitar Rp5.000.000 untuk setiap unit usaha yang melibatkan minimal tiga orang anggota.

Untuk usaha skala tertentu, pelaksanaan dimungkinkan dilakukan secara kolaboratif antar dusun agar memenuhi kebutuhan lahan dan efisiensi produksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....