Stok Kebutuhan Pokok di Kota Kediri Aman
- 25 Feb 2026 19:51 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Stok kebutuhan pokok di Kota Kediri dijamin aman.
Hal tersebut dipastikan Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati usai meninjau Gerakan Pangan Murah (GPM) Ramadan 1447 H, di Kelurahan Betet, Rabu, 25 Februari 2026.
Vinanda menyebutkan, kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat selama bulan Ramadan.
Ia mencontohkan, ada beragam komoditas dijual dengan harga terjangkau, di antaranya Minyak Goreng (botol) Rp18.500/liter, dan Minyak Goreng (pouch) Rp15.700/liter. Selain itu, beras SPHP Rp57.000/pak, gula Rp15.000/kg, telur Rp29.000/kg, aneka bawang dan cabai Rp7.000/bungkus, aneka sayur Rp5.000/bungkus, tempe mendoan Rp6.000/ikat, serta lele Rp22.000/kg.
"Agenda GPM juga berkolaborasi dengan Samudra Swalayan yang menyediakan aneka jajanan lebaran, beras premium, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya," katanya.
Ia menambahkan, ketika berada di tengah antrean warga yang antusias membeli kebutuhan pokok, pihaknya menyempatkan diri menyapa dan berdialog langsung dengan masyarakat.
Tak hanya itu, suasana pun terasa hangat ketika ia melontarkan beberapa pertanyaan ringan seputar Kota Kediri.
Warga yang mampu menjawab dengan tepat mendapatkan hadiah berupa beras dan minyak goreng gratis, menambah semangat dan keceriaan di lokasi kegiatan.
Setelah berinteraksi dengan masyarakat,
Vinanda menegaskan, bahwa GPM merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga. Apalagi, sebelumnya pemerintah telah melakukan survei ke sejumlah pasar dan mendapati adanya kenaikan pada beberapa komoditas.
"Karena itu kami rapat bersama TPID dan pihak terkait untuk menentukan langkah. Dari hasil kajian, memang diperlukan operasi pasar murah dan gerakan pangan murah," ungkapnya.
Diketahui, GPM ini telah dilaksanakan sejak Senin hingga Jumat pekan ini. Sementara OPM dimulai hari ini dan akan berlangsung hingga 13 Maret mendatang. "Nanti sore ada OPM yang dilaksanakan di Balai Kota Kediri. Saya berpesan kepada masyarakat Kota Kediri untuk tidak panic buying dan membeli sesuai kebutuhan," imbaunya.
Ia meyakini, selisih harga komoditas di GPM berkisar Rp1.000–Rp2.000 lebih murah dibanding harga pasar yang cenderung fluktuatif. Kegiatan ini juga digelar secara bergilir di kelurahan lainnya. "Tidak hanya di Betet, tetapi nanti beberapa kelurahan lain telah dijadwalkan secara bergiliran," ujarnya.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri Ahmad Nurdin, Camat Pesantren Judy Kuntjoro, Lurah Betet Zainudin Budi Wibowo, serta masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....