BPBD Jombang Salurkan Bantuan Logistik Korban Puting Beliung

  • 09 Feb 2026 19:43 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jombang menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Plemahan dan Desa Kedungpapar, Kecamatan Sumobito, Senin, 9 Februari 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan penyaluran logistik merupakan bagian dari prosedur penanganan darurat yang harus segera dilakukan setelah bencana terjadi. Menurutnya, langkah cepat dibutuhkan untuk mencegah dampak lanjutan, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan.

“Bantuan yang kami salurkan bersifat kedaruratan, tujuannya untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pokok sekaligus mengurangi risiko kerusakan lanjutan akibat cuaca,” kata Wiku.

Ia menjelaskan, angin puting beliung di wilayah Sumobito menyebabkan kerusakan pada atap rumah warga serta beberapa fasilitas umum. Kondisi tersebut membuat sebagian warga membutuhkan perlindungan sementara, terutama saat hujan turun.

Logistik yang disalurkan BPBD Jombang antara lain paket sembako berisi beras, mie instan, minyak goreng, dan makanan siap saji.

“Kami juga mendistribusikan terpal untuk penutup atap rumah yang rusak, serta selimut dan matras guna menunjang kebutuhan istirahat warga, khususnya anak-anak dan lanjut usia,” jelasnya.

Proses penyaluran bantuan diawali dengan pendataan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan rumah, baik kategori ringan, sedang, maupun berat. Data tersebut kemudian diverifikasi bersama pemerintah desa dan kecamatan agar bantuan tepat sasaran.

“Pendataan menjadi tahap penting agar distribusi logistik sesuai dengan kondisi di lapangan dan benar-benar diterima oleh warga yang terdampak,” ujar Wiku.

Dalam penanganan bencana ini, BPBD juga berkoordinasi dengan unsur TNI dan Polri untuk membantu pembersihan puing bangunan dan pohon tumbang. Sementara itu, Dinas Sosial dan relawan turut dilibatkan untuk mendukung kebutuhan warga apabila kondisi darurat berkembang lebih luas.

BPBD Jombang menegaskan bahwa penyaluran logistik merupakan langkah awal dalam masa tanggap darurat. Untuk kerusakan rumah permanen, warga nantinya akan diarahkan mengakses bantuan perbaikan melalui mekanisme hibah atau bantuan sosial yang dikoordinasikan Pemerintah Kabupaten Jombang setelah tahapan darurat berakhir.

“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan kondisi tetap aman pascabencana,” ucap Wiku.

Sebelumnya, bencana angin puting beliung ini terjadi pada Rabu sore, 4 Februari 2026. Terdapat tiga desa di Kecamatan Sumobito yang terdampak, di antaranya Kedungpapar, Plemahan, dan Sumobito.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....