Launching Layanan Kesehatan Gratis Se-Jatim di RSNU Jombang

  • 31 Jan 2026 17:27 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Jombang – Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Jombang menjadi lokasi peluncuran layanan kesehatan gratis yang digelar serentak di 100 titik se-Jawa Timur, pada Sabtu, 31 Januari 2026.

Program ini menandai dimulainya pelayanan kesehatan berbasis jejaring Nahdlatul Ulama (NU) yang menyasar masyarakat luas, sebagai bagian dari peringatan satu abad NU.

Ketua PWNU Jawa Timur, KH Abdul Hakim Mahfudz, menyampaikan bahwa pelaksanaan layanan kesehatan gratis ini merupakan wujud konsistensi NU dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat. Menurutnya, sejak awal berdiri, NU menempatkan sektor pendidikan dan kesehatan sebagai bidang pengabdian utama.

“Kami bersyukur kegiatan ini bisa dimulai. Sejak awal, khidmah NU memang diarahkan agar hadir langsung dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelayanan kesehatan merupakan aspek mendasar yang harus terus diperkuat, seiring tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Gus Kikin juga mengapresiasi RSNU Jombang yang dinilai aktif berkontribusi dalam memperluas jangkauan pelayanan kesehatan NU.

Sementara itu, Direktur RSNU Jombang, dr. Ade Armada Sutedja, menyatakan bahwa pihaknya menyambut pelaksanaan program tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab sosial jam’iyah. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan gratis ini tidak semata bersifat seremonial, melainkan bagian dari komitmen kelembagaan NU.

“Bagi kami, kegiatan ini adalah ikhtiar bersama jam’iyah NU untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang adil, berkeadaban, dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” kata dr. Ade.

Ia menambahkan, sebagai rumah sakit milik NU, RSNU Jombang berupaya menjalankan pelayanan kesehatan secara profesional dengan pendekatan humanis sesuai nilai Aswaja An-Nahdliyah.

“Pelayanan kami dibangun dengan prinsip bekerja sebagai ibadah dan melayani sebagai bagian dari dakwah, sehingga pasien dilayani dengan sepenuh hati dan rasa kekeluargaan,” ujarnya.

Menurut dr. Ade, peluncuran layanan kesehatan gratis di 100 titik se-Jawa Timur ini juga menunjukkan kekuatan jejaring NU dalam menjawab kebutuhan riil masyarakat.

“Dari Jawa Timur, NU ingin menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari pengabdian sosial dan kontribusi kebangsaan,” tuturnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....