DPMPD Kediri Dorong BUMDESMA Pasok Bahan SPPG
- 27 Jan 2026 16:46 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri: Meski unit usaha utama Badan Usaha Desa Bersama (BUMDESMA) di kecamatan adalah simpan pinjam, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Kediri mendorong agar terdapat usaha lainnya. Salah satunya yaitu dapat menjadi pemasok bahan baku pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikan Kabid Penataan dan kerjasama desa DPMPD Kabupaten Kediri, Muhammad Basthomi saat menghadiri Musyawarah antar Desa (MAD) BUMDESMA Mandiri Jaya Lestari Kecamatan Plemahan, Selasa, 27 Januari 2026. Dalam kegiatan juga disampaikan laporan pertanggung jawaban keuangan BUMDESMA Mandiri Jaya Lestari selama tahun 2025 dan perencanaan yang dilaksanakan pada tahun 2026.
“BUMDESMA ex-PNPM itu usaha intinya memang simpan pinjam, namun diharapkan bisa membuka unit usaha yang baru. Karena memang simpan pinjam persaingannya ketat, masa pak Prabowo ini ada program MBG kita mendorong BUMDESMA bisa menjadi pemasok bahan baku SPPG,” ujarnya.
Sementara Umi Hanik, Direktur BUMDESMA Mandiri Jaya Lestari Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri mengatakan dana bergulir masyarakat merupakan usaha utama yang selama ini dikembangkan. Unit lainnya yaitu usaha perdagangan dan pembiayaan bagi masyarakat yang ada di 17 desa se-Kecamatan Plemahan dengan syarat pinjaman berkelompok.
“Kita juga melayani kaitannya dengan pembelian elektronik, mebeler dan sebagainya kerjasama dengan toko, pokoknya kebutuhan masyarakat yang diperlukan kita layani. Pinjaman kelompok minimal tiga orang maksimal 20 orang, kalau dulu minimal lima orang sekarang tiga orang, karena memang ada titik kejenuhan dalam berkelompok jadi beberapa orang kesulitan mencari anggota,” ucapnya.
Ia menambahkan meski terjadi penurunan pendapatan dari tahun sebelumnya, pada tahun 2025 BUMDESMA Mandiri Jaya Lestari dapat mencapai realisasi perencanaan sebesar 91,70 persen atau 1 Milliar 90 juta rupiah lebih. “Sedangkan pada perencanaan tahun 2026 dengan adanya strategi dan kebijakan, target capaian pendapatan sekitar 1 Milliar 215 juta rupiah,” katanya.
Basthomi mengungkapkan BUMDESMA Mandiri Jaya Lestari, Kecamatan Plemahan masuk dalam lima besar terbaik, dari 22 BUMDESMA yang ada di Kabupaten Kediri. Pihaknya berharap capaian prestasi dan pendapatan yang telah ada, dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan dengan adanya pengembangan unit usaha baru.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....