Bulan Ramadan, Santri di Jombang Dibekali Kemampuan Dakwah Lintas Bahasa
- 22 Feb 2026 20:52 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Jombang - Momentum Ramadan 1447 H, dimanfaatkan salah satu pondok pesantren di Kabupaten Jombang untuk memperkuat kapasitas santri dalam berdakwah lintas bahasa.
Melalui metode pengajian tiga bahasa, santri tidak hanya mendalami kitab kuning klasik, tetapi juga dilatih menyampaikan pesan keagamaan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Program tersebut diterapkan di Pondok Pesantren Al Aqobah 4, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek. Dalam setiap sesi, teks kitab berbahasa Arab dibaca sebagaimana tradisi pesantren, kemudian diterjemahkan dan dijelaskan secara bergantian ke dalam dua bahasa lain.
Pengasuh pesantren, KH Akhmad Kanzul Fikri atau Gus Fikri, menuturkan bahwa pendekatan ini disiapkan untuk memperluas cakupan dakwah santri setelah lulus.
“Kami ingin para santri terbiasa menggunakan bahasa asing, sehingga pesan Islam dapat disampaikan lebih luas dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya, Minggu, 22 Februari 2026.
Ia menambahkan, penguasaan bahasa menjadi bekal penting di tengah arus globalisasi informasi. Dengan kemampuan tersebut, santri diharapkan tidak hanya memahami teks klasik secara mendalam, tetapi juga mampu menjelaskan kembali kandungannya kepada audiens yang lebih beragam.
“Kemampuan komunikasi lintas bahasa menjadi nilai tambah agar mereka siap berdakwah di berbagai ruang,” katanya.
Dalam praktiknya, metode ini mendorong santri aktif menyimak, menerjemahkan, dan mempresentasikan ulang isi kitab. Selain memperkuat pemahaman materi, pola tersebut sekaligus melatih keberanian berbicara. Pendekatan ini dinilai sebagai bentuk adaptasi pesantren terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan tradisi keilmuan klasik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....