Protein Lebih Penting dari Ikan Gabus untuk Pulihkan Luka SC

  • 30 Jul 2026 05:21 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) , dr. Tio Budiono, Sp.OG, menjelaskan bahwa anggapan luka operasi sesar (SC) hanya bisa cepat sembuh dengan mengonsumsi ikan gabus tidak sepenuhnya tepat. Menurutnya, ikan gabus memang merupakan sumber protein yang baik karena mengandung albumin tinggi, tetapi bukan satu-satunya pilihan untuk mendukung proses penyembuhan.

Melalui unggahannya di media sosial, dr. Tio menegaskan bahwa tubuh setelah operasi sesar membutuhkan asupan protein yang cukup serta nutrisi spesifik untuk memperbaiki jaringan yang terluka. Nutrisi tersebut dapat diperoleh dari berbagai jenis makanan, tidak terbatas pada satu bahan pangan tertentu.

Ia menyebut protein sebagai nutrisi paling penting dalam proses penyembuhan luka. Sumber protein seperti putih telur, daging ayam, ikan tuna, tempe, dan tahu dinilai sama efektifnya selama kebutuhan harian terpenuhi. Ia merekomendasikan asupan protein sekitar 1,2 gram per kilogram berat badan setiap hari.

Selain protein, vitamin C juga berperan penting dalam mempercepat pemulihan luka. Vitamin ini berfungsi sebagai kofaktor dalam pembentukan kolagen, yaitu komponen yang membantu menyatukan kembali lapisan jaringan yang terluka. Buah-buahan seperti jeruk, jambu biji, dan pepaya menjadi pilihan yang baik untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

dr. Tio juga mengingatkan pentingnya menjaga kecukupan cairan tubuh. Ia menyarankan ibu pascaoperasi sesar untuk minum sedikitnya dua liter air setiap hari. Menurutnya, dehidrasi sering kali diabaikan, padahal kondisi tersebut dapat memperlambat seluruh proses penyembuhan.

Di samping asupan nutrisi, kebiasaan sehari-hari juga memengaruhi pemulihan luka. Salah satunya adalah melakukan mobilisasi dini segera setelah dokter mengizinkan. Aktivitas ringan ini bertujuan melancarkan sirkulasi darah ke area luka sehingga mendukung proses penyembuhan.

Perawatan luka juga perlu diperhatikan dengan menjaga area bekas operasi tetap kering hingga dokter memperbolehkan mandi seperti biasa. Luka yang lembap berisiko menjadi pintu masuk infeksi yang dapat menghambat proses pemulihan.

Terakhir, dr. Tio menyarankan ibu untuk tidak mengangkat beban yang melebihi berat bayinya selama minimal enam minggu setelah operasi sesar. Ia mengingatkan bahwa luka operasi sesar terdiri dari tujuh lapisan sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih sepenuhnya. Karena itu, kombinasi nutrisi yang tepat dan kebiasaan yang baik menjadi kunci utama agar seluruh lapisan luka dapat sembuh optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....