Program CKG Kabupaten Kediri Lancar, namun Terkendala Input Aplikasi Kemenkes
- 17 Jun 2026 19:39 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat di Kabupaten Kediri hingga saat ini masih terus dilaksanakan melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama, khususnya Puskesmas. Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan deteksi dini penyakit, yang telah mendapat antusiasme dari masyarakat.
Ahli Promosi Kesehatan (Promkes) dan Ilmu Perilaku Puskesmas Pare, Rachmah Wahyu Ainsyah, Rabu, 17 Juni 2026 menyampaikan bahwa pelayanan CKG tetap berjalan sesuai ketentuan. Dan dilaksanakan baik di Puskesmas maupun di Posyandu ILP, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan program CKG sejauh ini berjalan dengan baik, namun masih terdapat sejumlah kendala teknis yang dihadapi. Terutama terkait proses penginputan data peserta CKG ke dalam Aplikasi Sehat Indonesiaku (ASIK) milik Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
“Kalau CKG nya sudah dilaksanakan, sudah cukup banyak, hanya saja di ASIK sering maintenance jadi datanya belum diinput dan kami juga ada kegiatan lain. Karena untuk input itu banyak sekali data-data, cukup memakan waktu untuk memasukkan data satu orang saja, kita lagi nyari solusi biar jadi lebih cepat,” ujarnya.
Ia menambahkan pelaksanaan CKG untuk masyarakat juga dilakukan Puskesmas ketika terdapat momen tertentu, seperti saat pembagian bantuan pangan di kelurahan atau balai desa. Sementara untuk CKG bagi siswa sekolah telah direncanakan sekitar bulan Agustus, ketika siswa memasuki tahun ajaran baru.
Sementara Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, dr. Bambang Triyono Putro, mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pelayanan CKG. Karena program ini sangat penting untuk melihat seberapa sehat kondisi masyarakat, serta menjadi skrining awal berbagai penyakit, baik tidak menular maupun menular.
“Kami berharap masyarakat untuk hadir ke faskes melakukan pemeriksaan kesehatan gratis atau CKG setahun sekali, untuk melihat seberapa sehatkah kondisinya hari ini, tahun depan dan tahun berikutnya. Sehingga masyarakat bisa mengkategorikan dan mengklasifikasikan, saya berada di zona merah, kuning atau hijau,” ujarnya.
Program Cek Kesehatan Gratis secara nasional telah dilaksanakan sejak Februari 2025 dan di Kabupaten Kediri mulai berjalan sekitar bulan Maret 2025. Yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Kalau masyarakat berada di zona hijau, pertahankan kesehatannya, kalau masuk di zona kuning berarti harus hati-hati. Kalau kesehatannya sudah di zona merah, maka jagalah itu dengan berobat secara teratur,” ucap dr. Bambang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....