Aturan Waktu Terbaik Minum Vitamin dan Suplemen Harian
- 31 Mei 2026 16:34 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Mengonsumsi suplemen dan vitamin telah menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat modern untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun, banyak orang yang masih sembarangan dalam menelan pil suplemen tanpa tahu bahwa efektivitas penyerapan zat aktif di dalamnya sangat bergantung pada waktu pengonsumsian.
Jika diminum pada waktu yang keliru, manfaat dari suplemen tersebut justru tidak akan terserap secara optimal oleh sistem pencernaan tubuh. dr. Danar Wicaksono, MSc., SpDVE, dokter kulit dan kelamin, melalui unggahan edukasi di media sosial miliknya membeberkan panduan medis mengenai waktu terbaik mengonsumsi beberapa jenis suplemen populer. Salah satu yang paling sering dikonsumsi adalah magnesium.
Menurutnya, suplemen magnesium sangat ideal dikonsumsi pada malam hari, tepatnya sekitar 90 menit hingga 1 jam sebelum tidur karena zat ini efektif membantu otot tubuh menjadi lebih rileks sekaligus mempermudah kerja hormon insulin. "Untuk Vitamin C, sebenarnya waktu konsumsinya sangat fleksibel dan bisa kapan saja, baik sebelum maupun setelah makan. Namun, ada catatan khusus bagi Anda yang memiliki masalah sensitivitas pada lambung atau sering merasakan perih. Bagi pemilik gejala mag tersebut, saya sangat menyarankan untuk meminum Vitamin C setelah makan guna menghindari risiko iritasi lambung," ujar dr. Danar dalam unggahannya.
Terkait konsumsi mineral besi atau zat besi, dr. Danar menjelaskan bahwa suplemen ini jauh lebih baik diminum saat perut dalam kondisi kosong atau sebelum makan. Untuk mendongkrak efektivitasnya, masyarakat disarankan memadukan konsumsi zat besi berbarengan dengan Vitamin C karena terbukti klinis mampu meningkatkan daya serap zat besi di dalam usus secara signifikan.
| Baca juga: Stok Darah PMI Kediri Hari Ini 396 Kantong |
Lebih lanjut, dr. Danar memberikan peringatan keras agar tidak meminum suplemen zat besi bersamaan dengan minuman kafein atau kalsium tinggi. "Usahakan jangan pernah meminum zat besi berbarengan dengan kopi, susu, atau teh. Kandungan di dalam minuman-minuman tersebut justru akan mengikat mineral dan memperlambat proses penyerapan zat besi oleh tubuh. Hal yang sama juga berlaku untuk zinc, yang sebaiknya tidak diminum bersamaan dengan suplemen zat besi atau air tertentu," katanya.
Selanjutnya, dr. Danar mengulas tentang kelompok vitamin dan suplemen yang sifatnya larut dalam lemak, seperti Omega-3 dan Vitamin D. Untuk Omega-3, waktu terbaik mengonsumsinya adalah setelah makan, terutama setelah menyantap hidangan yang mengandung lemak sehat.
Begitu pula dengan Vitamin D yang penyerapannya baru akan mencapai tingkat maksimal jika dipicu oleh makanan yang berlemak, sehingga sangat dilarang diminum saat perut kosong. Sebagai tips, dr. Danar Wicaksono menyebutkan bahwa masyarakat sebenarnya bisa mengombinasikan konsumsi Vitamin D dan Omega-3 secara bersamaan setelah makan untuk menghemat waktu dan mengoptimalkan khasiat keduanya.
Melalui edukasi ini, diharapkan masyarakat tidak lagi sekadar ikut-ikutan tren membeli suplemen mahal, melainkan juga cerdas dalam mengatur waktu konsumsinya demi kesehatan tubuh yang paripurna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....