PMI Kediri Miliki Stok Darah Sebanyak 738 Kantong
- 27 Apr 2026 14:42 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Stok (ketersediaan) darah di Markas PMI Kabupaten Kediri masih dalam kondisi mencukupi, dengan jumlah sebanyak 738 kantong darah. Hal itu berdasarkan dari rilis dari Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, Senin, 27 April 2026.
Sesuai data stok darah di PMI Kabupaten Kediri untuk golongan A sebanyak 174 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 242 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 227 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 95 kantong.
| Baca juga: Stok Darah PMI Kabupaten Kediri 353 Kantong |
Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, menyampaikan kebutuhan darah bagi pasien cuci darah di Kabupaten Kediri membutuhkan minimal empat kantong darah untuk satu orang dalam setiap kali cuci darah. “Prosedur cuci darah hemodialisis umumnya dilakukan 2-3 kali dalam seminggu, dan maksimal empat kantong darah atau cairan dialisis per bulan,” ucapnya.
Ia menambahkan pelaksanaan cuci darah dibedakan menjadi dua yaitu cuci darah hemodialisis menggunakan mesin dan CAPD (cuci darah perut/mandiri). Hemodialisis pasien cuci darah biasanya dua hingga tiga kali dalam seminggu dengan durasi 4-5 jam per sesi, sedangkan CAPD memerlukan pergantian cairan (kantong) sebanyak empat kali setiap hari.
“Saat ini antusias masyarakat Kabupaten Kediri dalam berdonor darah sangat tinggi, sehingga kita melakukan penjadwalan bagi calon pendonor untuk menghindari stok darah yang berlebihan,” ujarnya. Penyimpanan darah utuh (whole blood) di PMI pada suhu 2-6°c dengan masa simpan sekitar 35 hari tergantung jenis antikoagulan.
Sementara untuk sel darah merah disimpan di lemari pendingin dengan suhu 2-6°c hingga 42 hari dan plasma dibekukan sampai -27°c atau lebih dingin, dengan penyimpanan hingga 1 tahun. Untuk trombosit akan ditempatkan di mesin khusus (agitator) agar tidak menggumpal, dengan masa simpan sekitar lima hari.
“Hal penting bagi pendonor yaitu jarak jeda donor 3-4 bulan agar tubuh pulih, terutama kadar sel darah merah dan hemoglobin. Bagi masyarakat yang bisa berdonor tentunya harus bersyukur, karena tidak semua orang bisa mendonorkan darahnya dengan alasan kesehatan.,” kata Yongki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....