Stok Darah PMI Kediri Hari Ini Sebanyak 522 Kantong
- 19 Apr 2026 09:12 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Sesuai data terbaru, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri hari ini memeliki ketersediaan (stok) darah sebanyak 522 kantong. Jumlah tersebut dalam kategori aman untuk memenuhi permintaan darah bagi pasien yang ada di Rumah Sakit maupun Klinik.
Hal tersebut berdasarkan rilis data terbaru dari UTD PMI Kabupaten Kediri, pada Minggu, 19 April 2026. Sesuai data untuk stok darah golongan A sebanyak 133 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 200 kantong.
Sedangkan golongan darah O terdapat 131 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 58 kantong darah. Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, David Suprobo, menjelaskan meski ketersediaan darah aman, namun kegiatan donor diluar markas tetap terlaksana.
"Meskipun stok darah di kami mencukupi, namun untuk kegiatan donor darah di masyarakat kami tetap laksanakan sesuai jadwal. Penjadwalan yang dilakukan memang untuk mengantisipasi kekurangan stok darah, serta upaya jemput bola pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
| Baca juga: Stok Darah PMI Kabupaten Kediri 353 Kantong |
Ia menambahkan untuk permintaan darah oleh pasien di Rumah Sakit maupun klinik masih dapat tercukupi dengan jumlah yang wajar. “Permintaan darah masih stabil tidak ada lonjakan signifikan, dan permintaan darah rata-rata untuk pasien cuci darah atau Hemodialisis,” ucapnya.
David mengungkapkan umumnya permintaan darah untuk satu pasien yang melakukan cuci darah sebanyak dua kantong. ”Jumlah permintaan darah pasien tergantung dari rekomendasi Rumah Sakit maupun klinik, dan pengambilan dapat dilakukan oleh petugas maupun kelurga pasien dengan membawa persyaratan lengkap,” katanya.
PMI Kabupaten Kediri juga mengimbau kepada masyarakat yang mengidap penyakit menular, dilarang melakukan donor. Seperti penderita HIV, Hepatitis B atau C, PMS, memiliki riwayat penyakit kronis kanker, diabetes, penyakit jantung atau paru berat serta bagi yang sakit demam, flu, dan mengalami infeksi.
“Pengidap penyakit diabetes jika memaksakan diri melakukan donor darah, bisa meningkatkan risiko munculnya efek samping bagi kesehatan,” jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....