Dinkes Kediri Ingatkan Risiko Penyakit jika Tak Imunisasi
- 06 Apr 2026 16:45 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya imunisasi masih menjadi tantangan dalam upaya pencegahan penyakit pada anak. Kondisi ini membuat balita berisiko lebih tinggi terpapar penyakit menular berbahaya.
Ketua Tim Kerja Surveilans Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Agus Sulistyorini, mengungkapkan masih ada orang tua yang belum melengkapi imunisasi anaknya karena berbagai alasan, termasuk kesibukan hingga kekhawatiran anak menjadi rewel setelah divaksin.
“Imunisasi ini sangat efektif untuk mencegah penyakit berbahaya, seperti campak. Kalau sudah terkena, risiko komplikasinya tinggi,” ujarnya, Senin 6 April 2026.
Menurutnya, seluruh penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi umumnya bersifat menular dan berpotensi menimbulkan dampak serius, mulai dari komplikasi hingga kecacatan permanen.
Pemerintah sendiri telah menyediakan layanan imunisasi lengkap secara gratis dengan 14 jenis antigen. Namun, masih banyak masyarakat yang belum memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal.
Agus juga mencontohkan pentingnya imunisasi polio. Tanpa perlindungan vaksin, anak berisiko mengalami kelumpuhan seumur hidup jika terinfeksi.
Di sisi lain, kesadaran akan pentingnya imunisasi juga ditunjukkan oleh sebagian orang tua. Salah satunya Imroatus Solihah yang rutin membawa anaknya ke posyandu untuk mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
“Kalau imunisasi saya rutin karena penting untuk menjaga kesehatan anak. Alhamdulillah anak saya sehat dan jarang sakit,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri terus mengintensifkan sosialisasi dan layanan imunisasi untuk menjangkau balita yang belum mendapatkan vaksin lengkap. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kekebalan kelompok sekaligus menekan angka penyebaran penyakit menular di masyarakat..
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....