Stok Darah PMI Kediri 681 Kantong

  • 15 Mar 2026 09:02 WIB
  •  Kediri

RRI.CO.ID, Kediri - Ketersediaan (stok) darah di PMI Kabupaten Kediri total berjumlah 681 kantong darah. Hal itu berdasarkan rilis dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, pada Minggu, 15 Maret 2026.

Sesuai data di UTD PMI Kabupaten Kediri untuk stok darah golongan A sebanyak 126 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 241 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 233 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 81 kantong darah.

Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, menjelaskan masyarakat yang memiliki riwayat Diabetes tidak dianjurkan untuk melakukan donor darah. “Karena Diabetes yang tidak terkontrol bisa memicu berbagai dampak bagi kesehatan tubuh seseorang,” ujarnya.

Untuk orang penderita diabetes juga harus memperhatikan kondisi tubuh dan sebaiknya hindari hal yang bisa membahayakan. “Memaksakan diri melakukan donor darah bisa meningkatkan risiko muncul efek samping bagi kesehatan tubuh pengidap diabetes,” ucapnya.

Sementara donor juga dilarang bagi wanita hamil atau menyusui, orang dengan berat badan di bawah 50 kg, baru tato/tindik, dan bagi masyarakat yang pernah pakai narkoba, serta masyarakat yang sedang konsumsi obat tertentu. Beberapa larangan tersebut untuk menjaga kesehatan pendonor dan penerima darah, serta mencegah penularan penyakit yang disebabkab oleh tranfusi darah.

Yongki menambahkan bagi orang yang mengalami Hipertensi atau riwayat tekanan darah tinggi juga dilarang mendonorkan darah. “Pasalnya, hal ini malah bisa membahayakan diri sendiri, seseorang dikatakan memiliki tekanan darah tinggi jika hasil pemeriksaan tekanan darah lebih dari 180/100 mmHg,” katanya.

Donor darah dilarang bagi masyarakat yang mengidap penyakit menular, seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C, PMS, punya riwayat penyakit kronis seperti kanker. Termasuk penyakit diabetes, penyakit jantung, penyakit paru berat serta bagi yang sakit demam, flu, dan infeksi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....