Stok Darah AB di PMI Kediri Paling Sedikit
- 28 Feb 2026 08:20 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri - Ketersediaan (stok) darah di PMI Kabupaten Kediri total berjumlah 547 kantong darah, paling sedikit golongan darah AB . Hal itu berdasarkan rilis dari Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Sesuai data di PMI Kabupaten Kediri untuk stok darah golongan A sebanyak 76 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 221 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 210 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 40 kantong darah.
| Baca juga: Stok Darah PMI Kabupaten Kediri 353 Kantong |
Yongki Frida Efendi, Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, menjelaskan Golongan darah AB susah ditemui saat kegiatan donor. “Karena golongan darah AB termasuk golongan darah yang langka, dengan jumlah pemiliknya sangat sedikit, hanya sekitar 3 juta orang dari 274 juta jumlah penduduk Indonesia,” ujarnya.
Alasan utama golongan darah AB langka adalah faktor keturunan atau genetik, karena golongan darah AB terbentuk dari kombinasi gen A dan B dari orang tua. Secara statistik, kombinasi gen ini lebih jarang terjadi dibandingkan golongan darah O atau A.
“Selain itu persentase populasi pemilik golongan darah AB rendah, data menunjukkan persentase golongan darah AB, terutama AB-negatif, sangat kecil dibandingkan golongan darah lainnya,” ujarnya.
Bahkan golongan AB-negatif hanya sekitar 0,6 persen populasi dan kelangkaan ini disebabkan oleh faktor genetik turunan yang jarang bertemu, membuat stok darah AB di PMI sering terbatas. Masyarakat yang memiliki golongan darah jenis Ab hanya dapat mendonorkan kepada orang yang memiliki golongan darah yang sama.
“Meskipun pemilik golongan darah AB adalah penerima donor universal (bisa menerima darah dari semua golongan), namun mereka hanya bisa mendonorkan darah ke sesama AB,” kata Yongki.
Karena jumlah pemiliknya sedikit dan hanya bisa mendonorkan ke sesama, stok darah AB seringkali menjadi salah satu yang paling jarang ditemui di bank darah/PMI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....