PMI Kediri Miliki Stok Darah 520 Kantong
- 15 Feb 2026 11:25 WIB
- Kediri
RRI.CO.ID, Kediri: Stok (ketersediaan) darah di Markas PMI Kabupaten Kediri masih dalam kondisi aman, dengan jumlah sebanyak 520 kantong darah. Hal itu berdasarkan dari rilis dari Unit Tranfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Kediri, Sabtu, 14 Februari 2026.
Sesuai data stok darah di PMI Kabupaten Kediri untuk golongan A sebanyak 117 kantong, kemudian untuk darah golongan B tersedia sebanyak 129 kantong. Sedangkan golongan darah O terdapat 229 kantong dan golongan darah AB tersedia sebanyak 45 kantong.
| Baca juga: Stok Darah PMI Kabupaten Kediri 353 Kantong |
Staf Unit Donor Darah PMI Kabupaten Kediri, Yongki Frida Efendi, menyampaikan saat ini antusias masyarakat dalam berdonor sangat tinggi. “Dengan tingginya antusias masyarakat dalam berdonor, kadang kita melakukan penjadwalan bagi calon pendonor menghindari stok darah yang berlebihan,” ujarnya.
Ia manambahkan pasien cuci darah di Kabupaten Kediri juga membutuhkan darah minimal 4 kantong untuk satu orang, dalam setiap kali cuci darah. “Prosedur cuci darah (hemodialisis) umumnya dilakukan 2-3 kali seminggu, maksimal 4 kantong darah atau cairan dialisis per bulan,” ucapnya.
Namun, perlu dibedakan antara cuci darah hemodialisis (menggunakan mesin) dan CAPD (cuci darah perut/mandiri). Hemodialisis pasien biasanya cuci darah 2-3 kali dalam seminggu, dengan durasi 4-5 jam per sesi, CAPD memerlukan pergantian cairan (kantong) sebanyak 4 kali setiap hari.
Di PMI penyimpanan darah utuh (whole blood) pada suhu 2-6°c dengan masa simpan sekitar 35 hari tergantung jenis antikoagulan. “Sel darah merah disimpan di lemari pendingin (2-6°c) hingga 42 hari dan plasma dibekukan sampai -27°c atau lebih dingin serta disimpan hingga 1 tahun,” ucapnya.
Sedangkan trombosit ditempatkan di mesin khusus (agitator) agar tidak menggumpal, dengan masa simpan sekitar 5 hari. “Hal penting bagi pendonor yaitu jarak jeda donor 3-4 bulan agar tubuh pulih, terutama kadar sel darah merah dan hemoglobin,” kata Yongki.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....